Tampilkan postingan dengan label Psikologi Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Anak. Tampilkan semua postingan

Tujuh Untuk Menjadi Orangtua Yang Baik




Makalah Kita Semua - Tujuh Untuk Menjadi Orangtua Yang Baik. Salah
satu tugas setiap orang tua yang paling penting adalah benar menanamkan
rasa hormat pada anak. Hormat
menyebabkan banyak sifat semua orang ingin anak-anak mereka untuk
memiliki, namun hanya sedikit yang bersedia bekerja untuk menanamkan -
di antara mereka pelayanan yang baik (atas tanah dan tubuh sendiri),
pertimbangan


4 Sifat Orangtua yang Sebabkan Anak Mudah Marah






Makalah Kita Semua - 4 Sifat Orangtua yang Sebabkan Anak Mudah Marah. Seorang anak yang keras kepala dan temperamental mungkin dapat dibentuk oleh lingkungan di mana anak-anak dibesarkan. Tetapi ternyata sifat orangtua juga dapat mempengaruhi kepribadian anak.

Oleh karena itu orangtua harus menyesuaikan gaya pengasuhan anak untuk mengatasi masalah kepribadian anaknya.

Banyak penelitian


Tidak Memperolok Apabila Anak Berbuat Salah

Setiap manusia pasti pernah berbuat salah. Terutama anak, ia akan cenderung banyak melakukan kesalahan dalam bertindak. Hal tersebut adalah wajar, sebab anak baru saja ’belajar hidup’ sehingga belum banyak memiliki pengalaman. Walaupun, mungkin saja kesalahan yang ia lakukan bukan murni atas faktor kesengajaan. Ada beberapa kemungkinan anak melakukan suatu kesalahan, boleh jadi ia memang 'tidak


Jika Orang tua Mendambakan Anak Soleh, Berikanlah Haknya

Kita semua tentu sepakat, tidak ada orang tua di muka bumi ini yang ingin memiliki anak berkepribadian buruk. Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya menjadi seseorang yang sopan, jujur, percaya diri, bertanggung jawab, taat, dan berbakti kepada kedua orang tuanya.

Hal serupa juga akan sama dirasakan oleh anak, ia ingin memiliki orang tua yang dapat membahagiakannya. Kebahagiaan anak adalah


Dosa Bukan Monopoli Anak, Orangtua Pun Berdosa Jika Khianat

Sebagaimana anak, orang tua juga dapat berdosa apabila mereka tidak melakukan kewajiban kepada anak. Anak adalah amanah atau titipan dari Alloh SWT yang harus dijaga, dididik, diperlakukan adil, dan dibesarkan dengan penuh cinta, kasih sayang dan kelembutan. Jika orantgua tidak melakukan amanah ini, berarti mereka khianat. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda,


Mengajarkan Anak Agar Terbuka


Setiap manusia hidup pasti memiliki masalah, tidak memandang apakah ia orang kaya atau miskin, apakah ia anak-anak atau orangtua. Namun, bagi orangtua keberadaan masalah hidup sudah dapat dimungkinkan ada. Mungkin yang membedakannya adalah dari jumlah kadarnya saja, yaitu masalah ringan dan parah. Mulai dari masalah sehari-hari seperti jadwal yang padat, kelelahan bekerja hingga masalah kronis


Materi Bukan Jaminan Anak Bahagia

Memiliki dua saluran keuangan dalam keluarga adalah tidak salah. Tetapi, upaya mencari karier dan uang sering membuat orangtua lalai akan kewajiban pokok mereka, yaitu mengasuh dan mendidik anak.
Kesibukan mereka mencari kekayaan sering menyita waktu untuk anak. Orangtua sering tidak memiliki waktu lagi untuk bermain bersama anak, mendengarkan curahan hatinya, memberikan perhatian, dan kasih


Dua Tahun Pertama Yang Sangat Penting


Mungkin masih ada sebagian orangtua yang menganggap bahwa memberikan pendidikan kepada anak usia dua tahun pertama adalah tidak penting. Mereka percaya bahwa pendidikan yang diberikan kepada anak usia ini tidak akan memberikan pengaruh apa-apa. Sebab, di usia ini anak belum dapat berkomunikasi dengan baik, belum dapat memahami kata-kata, dan belum bisa membedakan mana yang benar dan mana yang


Anak Tumbuh Sesuai Dengan Apa Yang Dipercayakan Orangtua Kepadanya


‘Anak kecil tahu apa….?’ Itulah kira-kira sepenggal kalimat yang sering terlontar dari mulut sebagian orangtua yang tidak mau anak mereka mengkritik atau memberikan ide kepada mereka. Orangtua seperti itu menganggap bahwa anak kecil tidak perlu didengar ucapannya karena ia belum punya pikiran. Anggapan tersebut adalah tidak tepat, karena terkadang sejak usia dini anak telah memiliki kepribadian


Masa Remaja Mempengaruhi Masa Depan Anak


Masa remaja atau pubertas merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Masa remaja berada dalam kisaran usia antara 11-19 tahun, namun ada pula yang mengatakan antara 11-24 tahun. Secara garis besar, masa remaja ditandai dengan beberapa perubahan, di antaranya adalah perubahan fisik, perkembangan seksual, cara berpikir, emosi yang meluap-luap, menarik perhatian


Kewajiban Orangtua Membekali Masa Puber Anak



Ketika masa puber tiba, anak remaja biasanya mengalami sebuah fase percintaan yang sering dikenal dengan sebutan ‘cinta monyet’. Anak mulai merasa senang jika bergaul dengan teman lawan jenisnya. Di saat seperti ini di antara mereka biasanya akan timbul perasaan untuk saling memperhatikan, mencintai, dan mengasihi.


Namun, pada umumnya hubungan mereka tersebut baru bersifat sementara saja.


Cara Bijak Memberi Hukuman dan Hadiah Kepada Anak




Mendidik dengan memberikan hukuman secara fisik karena anak telah melakukan suatu kesalahan dan memberikan hadiah berupa uang atau makanan karena anak telah melakukan suatu tindakan positif adalah tindakan yang kurang bijaksana. Hukuman fisik dianggap tidak efektif sebagai cara untuk mendidik anak karena dengan cara seperti itu sebenarnya anak tidak memahami di mana letak kesalahannya tersebut


Memukul Bukan Solusi Baik Meredakan Kemarahan Anak



Kadang-kadang anak marah kepada orangtua karena sesuatu hal. Misalnya, orangtua lupa melaksanakan janji mereka kepada anak, anak memaksa untuk dibelikan sesuatu, atau orangtua yang terlalu bersikap membela adiknya daripada dia. Apabila orangtua menghadapi anak yang sedang marah shingga mengeluarkan kata-kata kasar dan lancang, janganlah orangtua langsung memukul atau menghinanya. Tindakan


Perilaku Anak ditentukan Oleh Peran Ibu


Peran ibu dalam keluarga adalah sangat penting. Bahkan, dapat dikatakan bahwa kesuksesan dan kebahagiaan keluarga sangat ditentukan oleh peran seorang ibu. Jika ibu adalah seorang wanita yang baik, akan baiklah kondisi keluarga. Sebaliknya, apabila ibu adalah wanita yang bersikap buruk, hancurlah keluarga (Prof. Sa’ad Karim, 2006).


Ibu adalah orang dan tempat pertama di mana anak mendapatkan


Hal Yang Dianggap Baik Oleh Orangtua, Tidak Selamanya Baik Untuk Anak


Hal Yang Dianggap Baik Oleh Orangtua, Tidak Selamanya Diterima Baik Oleh Anak

Sebagian orangtua ada yang selalu ingin mencampuri urusan anak dan mengawasi setiap hal-hal kecil yang dilakukan anak . Salah satu alasannya adalah bahwa semua yang dilakukan mereka tersebut adalah untuk kebaikan anak di masa yang akan datang. Oleh karena itu, orangtua seperti itu selalu berusaha untuk ikut mengatur


Menghindari Tindakan Over-protektif terhadap Anak


Anak yang dibesarkan dengan limpahan kasih sayang akan mampu membahagiakan orang yang ada di sekelilingnya dan dirinya sendiri. Sikap kasih yang terpancar dari diri anak adalah refleksi dari orang yang terdekat dengannya, orangtua.


Namun, apakah semua tindakan orangtua bisa dianggap sebagai bentuk kasih sayang? Tentunya ada sebagian tindakan orangtua yang terkadang membuat anak menjadi merasa


Mengarahkan Anak Berperilaku Baik Sejak Kecil

Meluruskan batang pohon yang sudah besar tentu akan lebih sulit jika dibandingkan dengan meluruskan batang pohon yang masih kecil. Boleh jadi, batang pohon yang besar tersebut akan menjadi patah jika kita memaksanya agar menjadi lurus. Begitupun dalam proses mendidik anak, biasanya orangtua akan merasa lebih sulit ketika meluruskan perilaku buruk anak yang sudah dewasa bila dibandingkan dengan


Teori Kepribadian Allport

A. Teori Kepribadian Allport

Menurut Allport Kepribadian manusia adalah asli. Individu lebih merupakan makhluk masa kini daripada makhluk masa lampau. Allport mempelajari individu-individu yang normal dan dengan demikian mengembangkan suatu teori yang hampir seluruhnya mengenai Kepribadian sehat. Allport mengemukakan teori tentang jurang antara kepibadian neurotis dan Kepribadian sehat antara


Teori Perkembangan Anak – Erickson dan Gardner



Pendapat Piaget dan Vigotsky ini perlu diakomodasi untuk saling melengkapi. Rancangan kegiatan perlu dibagi dimana ada saat anak diberi kesempatan menemukan dan membangun pemahamannya (discovery learning), tetapi guru tetap harus berperan memperluas dan meningkatkan efektifitas belajarnya dengan bantuan arahan yang tepat (scaffolding) sehingga anak dapat meningkatkan ZPD untuk menjadi daerah


Teori Erik Erikson


Teori Erik Erikson dipilih dan disajikan dalam buku ini yang berjudul “Personality Theory Researche” oleh Pervin dan Jhon sebab dianggap sebagai teori yang mendukung perkembangan dalam ilmu psikologi. Dengan kata lain teori Erikson dikatakan sebagai salah satu teori yang sangat selektif karena didasarkan pada tiga alasan. Alasan yang pertama, karena teorinya sangat representatif dikarenakan