Tampilkan postingan dengan label Mistis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mistis. Tampilkan semua postingan

Percayakah Kita kepada Nyi Roro Kidul?


Mitos Nyi Roro Kidul

Pertanyaan:
Sekarang lagi santer membahas Nyi Roro Kidul? Bagaimana hukum orang yang mempercayainya?
Nuwun.

Dari: Wong Ciran

Jawaban:
Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du
Fenomena yang cukup aneh bagi masyarakat kita adalah hobi klenik. Rasa penasaran mereka bangkit meluap untuk semua yang berbau klenik. Bahkan ada diantara mereka yang menghabiskan waktunya, hartanya, dan semua yang dia miliki, untuk membongkar tabir klenik. Dia tidak sadar, sejatinya dia sedang menjadi boneka bulan-bulanan setan. Wajar saja jika hampir semua media massa tidak ada yang kosong dari klenik. Sayangnya, mereka tidak mengkaji alam jin dengan kaca mata syariat, tapi melalui narasumber dukun dan peramal.

Fenomena Nyi Roro Kidul adalah salah satu contohnya. Masyarakat sibuk membahas, tanpa ada manfaat yang dia dapatkan. Kalaupun dia benar-benar ada, apa dia bisa membantu menyelesaikan masalah kita? Kalaupun kita kenal dia, apa rizki kita menjadi bertambah? Atau amal kita menjadi semakin sempurna?

Adakah Nyi Roro Kidul?

Ahlus Sunah dan mayortias kaum muslimin sepakat bahwa jin itu ada. Berbeda dengan pemikiran liberal yang menyangkal keberadaan makhluk berupa jin. Mereka beranggapan bahwa jin bukan makhluk konkrit namun kekuatan jiwa yang buruk. Namun pendapat mereka jelas salahnya dan tidak perlu dilirik.

Dengan demikian, kita sepakat jin itu ada, meskipun tidak bisa terindra oleh manusia, sebagaimana yang Allah tegaskan dalam firmannya,

يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ 
إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاء لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ
Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan–kepada keduanya–‘auratnya. Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (Qs. Al-A’raf:27)

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala pada ayat ini, “Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka,” menunjukkan bahwa manusia tidak dapat melihat jin, yaitu pada bentuk mereka yang asli.

Akan tetapi jin bisa menjelma menjadi makhluk yang lain, sehingga bisa terindra oleh manusia. Baik dengan dilihat, didengar, atau diraba. Sebagaimana kisah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu pada hadis berikut,

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau pernah ditugasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga zakat ramadhan. Malam harinya datang seorang pencuri dan mengambil makanan. Dia langsung ditangkap oleh Abu Hurairah. “Akan aku laporkan kamu ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Orang inipun memelas. Minta dilepaskan karena dia sangat membutuhkan dan punya tanggungan keluarga. Dilepaslah pencuri ini. Siang harinya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada Abu Hurairah tentang kejadian semalam. Setelah diberi laporan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dia dusta, dia akan kembali lagi.” Benar, di malam kedua dia datang lagi. Ditangkap Abu Hurairah, dan memelas, kemudian beliau lepas. Malam ketiga dia datang lagi. Kali ini tidak ada ampun. Orang inipun minta dilepaskan. “Lepaskan aku, nanti aku ajari bacaan yang bermanfaat untukmu.” Dia mengatakan:

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ، فَاقْرَأْ آيَةَ الكُرْسِيِّ: {اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ}، حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ، وَلاَ 

يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika kamu hendak tidur, bacalah ayat kursi sampai selesai satu ayat. Maka akan ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.”

Di pagi harinya, kejadian ini dilaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. kemudian beliau bersabda: “Kali ini dia benar, meskipun aslinya dia pendusta.” (HR. Bukhari 2311)

Yang ditangkap oleh Abu Hurairah waktu itu adalah jin yang menjelma menjadi bentuk lain. Ketika menjelaskan hadis ini, al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, “Jin terkadang menjelma dengan berbagai bentuk sehingga memungkinkan bagi manusia untuk melihatnya. Firman Allah Ta’ala, ‘Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka,’ khusus pada kondisi bentuknya yang asli sebagaimana dia diciptakan.” (Fathul Bari, 4:489).

Sebagaimana jin bisa menjelma seperti anak kecil, jin juga bisa menjelma menjadi makhluk yang lain seperti yang diilustrasikan oleh manusia. Bisa saja jin berubah wujud seperti anak kecil gundul yang suka mencuri, kemudian diistilahkan masyarakat kita dengan tuyul, atau menjelma seperti wanita berambut panjang dengan wajah pucat, kemudian diistilahkan dengan kuntilanak, bisa juga berbentuk pocong, atau model-model lainnya. Tentu saja ini akan berbeda lagi dengan model klenik masyarakat di belahan daerah lainnya. Sebagian ada yang mengilustrasikan seperti vampire atau dracula, atau mayat hidup seperti zombi. Meskipun model-model hantu ‘luar negeri’ ini tidak dikenal di masyarakat kita, sebagaimana model kuntilanak juga tidak dikenal di masyarakat cina.

Apapun itu, yang jelas semua itu bukan bentuk asli mereka, tapi perubahan wujud mereka yang ‘dilaporkan’ pernah terlihat oleh manusia. Sementara berbagai istilah yang beredar, tuyul, kuntilanak, vampire, dst. semuanya murni penamaan dari masyarakat.

Tidak jauh berbeda dengan kasus Nyi Roro Kidul. Sejatinya itu merupakan perubahan wujud jin yang dilaporkan pernah dilihat seseorang. Kemudian dia gambar dan dinamai Nyi Roro Kidul. Namun, sekali lagi, itu bukan wajah asli. Itu wajah jelmaan si jin. Karena itu, bisa jadi yang menjelma seperti ratu kidul itu tidak hanya satu jin tapi banyak jin. Ketika dia ingin mengundang perhatian seseorang yang sedang ‘ngefans’ sama ratu kidul, si jin usil ini kemudian mengubah diri menjelma seperti wajah si ratu, dan menipu orang yang melihatnya. Sungguh tertipu ketika ada orang yang merasa bangga setelah ketemu gambar Roro Kidul bergerak-gerak, disangkanya dia ketemu si ratu kidul, padahal aslinya sedang ditipu jin.

Bumbu Klenik

Untuk membuat kesan meyakinkan, para fans Ratu Kidul mengarang cerita dan mendongeng atas nama sejarah. Mereka sangkut pautkan cerita dusta itu dengan cuplikan sejarah yang sama sekali tidak ada hubungannya. Itulah tahayul yang dihembuskan para aktivis klenik, untuk menciptakan rasa penasaran bagi orang bodoh di sekitarnya.

Bagian inilah yang wajib anda waspadai. Karena sejatinya itu adalah ulah para tukang klenik, yang ngaku-ngaku punya hubungan erat dengan jin, untuk menarik simpati pasien. Sayangnya, media dan para selebritis terlalu membesar-besarkan para tukang klenik, sehingga menarik perhatian banyak orang.

Kita berharap agar pihak yang berwenang turut menertibkan masalah ini, sehingga tayangan televisi di tempat kita akan lebih mendidik.

Percaya pada Nyi Roro Kidul, Syirik?     

Ada dua hal yang perlu dibedakan untuk menjawab kasus ini,
Pertama, jika sebatas percaya bahwa ada orang melihat jin yang menjelma menjadi makhluk seperti Roro Kidul, kemudian dia gambarkan sebagai sosok ratu, insyaaAllah tidak masalah dan bukan termasuk kesyirikan. Karena islam tidak menolak realita. Hanya saja, yang menjadi masalah, benarkah klaim orang yang mengaku ketemu si ratu itu? Ataukah hanya sebatas hayalan dan halusinasi. Bahkan hanya sebatas mimpi. Barangkali, yang ketiga inilah yang lebih sering terjadi.

Mengingat, semua berita tentang ini bisa jadi benar dan bisa jadi salah, pilihan tidak percaya insya Allah lebih baik, meskipun tidak kita pungkiri jika ada orang yang mengaku jujur pernah melihatnya. Tapi percaya dan tidak percaya sama sekali tidak memberikan pengaruh bagi kehidupan kita.

Kedua, mempercayai dalam bentuk mengagungkan

Lain halnya dengan mengagungkan. Mempercayai Nyi Roro Kidul dalam bentuk mengagungkan dirinya, atau gambarnya, atau memberikan sesajen untuknya, agar dia tidak mengganggu mannusia, hukumnya syirik. Allah berfirman,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ 

لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ
Ingatlah hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebagian dari kami telah memanfaatkan dari sebagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)“. (QS. Al-An’am: 128)

Siapakah yang dibahas di ayat ini?
Ibnu Juraij menjelaskan,
Dulu ketika masyarakat Jahiliyah melakukan safar, kemudian mereka hendak melewati lembah, mereka membaca, “Aku berlindung kepada mbau rekso (jin pemimpin) lembah ini.” Itulah bentuk ‘ memanfaatkan sebagian mereka dari sebagian yang lain’ kemudian meraka memohon ampunan pada hari kiamat (Tafsir Ibn Katsir, 3:338)

Sikap mereka yang mengirim larung, sebagai bentuk persembahan kepada Nyi Roro Kidul, atau sesajen apapun bentuknya, sebagai bentuk pengabdian kepada Roro Kidul ketika hendak ketemu, itulah bentuk keyirikan.
Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)


Yuk Belajar Ilmu Leak Bali ...

Serba Serbi tentang Misteri Ilmu Sihir Leak Bali

Leak merupakan suatu ilmu kuno yang diwariskan oleh leluhur Hindu di Bali. Pada zaman sekarang ini orang bertanya-tanya apa betul leak itu ada?, apa betul leak itu menyakiti? Secara umum leak itu tidak menyakiti, leak itu proses ilmu yang cukup bagus bagi yang berminat. Karena ilmu leak juga mempunyai etika-etika tersendiri.
Misteri Leak Bali

Tidak gampang mempelajari ilmu leak. Dibutuhkan kemampuan yang prima untuk mempelajari ilmu leak. Di masyarakat sering kali leak dicap menyakiti bahkan bisa membunuh manusia, padahal tidak seperti itu. Ilmu leak juga sama dengan ilmu yang lainnya yang terdapat dalam lontar-lontar kuno Bali.

Dulu ilmu leak tidak sembarangan orang mempelajari, karena ilmu leak merupakan ilmu yang cukup rahasia sebagai pertahanan serangan dari  musuh.


Orang Bali Kuno yang mempelajari ilmu ini adalah para petinggi-petinggi raja disertai dengan bawahannya. Tujuannya untuk sebagai ilmu pertahanan dari musuh terutama serangan dari luar. Orang-orang yang mempelajari ilmu ini memilih tempat yang cukup rahasia, karena ilmu leak ini memang rahasia. Jadi tidak sembarangan orang yang mempelajari.


Namun zaman telah berubah otomatis ilmu ini juga mengalami perubahan sesuai dengan zamannya. Namun esensinya sama dalam penerapan. Yang jelas ilmu leak tidak menyakiti. Yang menyakiti itu ilmu teluh atau nerangjana, inilah ilmu yang bersifat negatif, khusus untuk menyakiti orang karena beberapa hal seperti balas dendam, iri hati, ingin lebih unggul, ilmu inilah yang disebut pengiwa.


Ilmu pengiwa inilah yang banyak berkembang di kalangan masyarakat seringkali dicap sebagai ilmu leak. Seperti yang dikatakan diatas leak itu memang ada sesuai dengan tingkatan ilmunya termasuk dengan endih leak. Endih leak ini biasanya muncul pada saat mereka lagi latihan atau lagi bercengkrama dengan leak lainnya baik sejenis maupun lawan jenis. Munculnya endih itu pada saat malam hari khususnya tengah malam.


Harinya pun hari tertentu tidak sembarangan orang menjalankan untuk melakukan ilmu tersebut.
Leak Bali

Mengapa ditempat angker?

Ini sesuai dengan ilmu leak dimana orang yang mempelajari ilmu ini harus di tempat yang sepi, biasanya di kuburan atau di tempat sepi. Endih ini bisa berupa fisik atau jnananya (rohnya) sendiri, karena ilmu ini tidak bisa disamaratakan bagi yang mempelajarinya. Untuk yang baru-baru belajar, endih itu adalah lidahnya sendiri dengan menggunakan mantra atau dengan sarana.


Dalam menjalankan ilmu ini dibutuhkan sedikit upacara.

Sedangkan yang melalui jnananya (rohnya), pelaku menggunakan sukma atau intisari jiwa ilmu leak. Sehingga kelihatan seperti endih leak, padahal ia diam di rumahnya. Yang berjalan hanya jiwa atau suksma sendiri. Bentuk endih leak ini beraneka ragam sesuai dengan tingkatannya. Ada seperti bola, kurungan ayam, tergantung pakem (etika yang dipakai). Ilmu ini juga memegang etika yang harus dipatuhi oleh penganutnya.


Endih leak ini tidak sama dengan sinar penerangan lainnya, kalau endih leak ini biasanya tergantung dari yang melihatnya. Kalau yang pernah melihatnya, endih berjalan sesuai dengan arah mata angin, endih ini kelap-kelip tidak seperti penerangan lainnya hanya diam. Warnanya pun berbeda, kalau endih leak itu melebihi dari satu warna dan endih itu berjalan sedangkan penerangan biasanya warna satu dan diam. Karena endih leak ini memiliki sifat gelombang elektromagnetik mempunyai daya magnet.

Ilmu leak tidak menyakiti.

Orang yang kebetulan melihatnya tidak perlu waswas.Bersikap sewajarnya saja. Kalau takut melihat, ucapkanlah nama nama Tuhan. Endih ini tidak menyebabkan panas. Dan endih tidak bisa dipakai untuk memasak karena sifatnya beda. Endih leak bersifat niskala, tidak bisa dijamah.

Leak Shopping di Kuburan

Pada dasarnya, ilmu leak adalah ilmu kerohanian yang bertujuan untuk mencari pencerahan lewat aksara suci. Dalam aksara Bali tidak ada yang disebut leak. Yang ada adalah “liya, ak” yang berarti lima aksara (memasukan dan mengeluarkan kekuatan aksara dalam tubuh melalui tata cara tertentu) Lima aksara tersebut adalah Si, Wa, Ya, Na, Ma.

- Si adalah mencerminkan Tuhan

- Wa adalah anugrah

- Ya adalah jiwa

- Na adalah kekuatan yang menutupi kecerdasan

- Ma adalah egoisme yang membelenggu jiwa


Kekuatan aksara ini disebut panca gni (lima api). Manusia yang mempelajari kerohanian apa saja, apabila mencapai puncaknya dia pasti akan mengeluarkan cahaya (aura). Cahaya ini keluar melalui lima pintu indria tubuh yakni telinga, mata, mulut, ubun-ubun, serta kemaluan. Pada umumnya cahaya itu keluar lewat mata dan mulut. Sehingga apabila kita melihat orang di kuburan atau tempat sepi, api seolah-olah membakar rambut orang tersebut.


Pada prinsipnya, ilmu leak tidak mempelajari bagaimana cara menyakiti seseorang. Yang dipelajari adalah bagaimana mendapatkan sensasi ketika bermeditasi dalam perenungan aksara tersebut. Ketika sensasi itu datang, maka orang itu bisa jalan-jalan keluar tubuhnya melalui ngelekas atau ngerogo sukmo. Kata ngelekas artinya kontaksi batin agar badan astra kita bisa keluar. Ini pula alasannya orang ngeleak. Apabila sedang mempersiapkan puja batinnya disebut angeregep pengelekasan. Sampai di sini roh kita bisa jalan-jalan dalam bentuk cahaya yang umum disebut endih.


Bola cahaya melesat dengan cepat. Endih ini adalah bagian dari badan astral manusia (badan ini tidak dibatasi oleh ruang dan waktu). Di sini pelaku bisa menikmati keindahan malam dalam dimensi batin yang lain. Jangan salah, dalam dunia pengeleakan ada kode etiknya. Sebab tidak semua orang bisa melihat endih. Juga tidak sembarangan berani keluar dari tubuh kasar kalau tidak ada kepentingan mendesak.


Peraturan yang lain juga ada seperti tidak boleh masuk atau dekat dengan orang mati. Orang ngeleak hanya shoping-nya di kuburan (pemuwunan). Apabila ada mayat baru, anggota leak wajib datang ke kuburan untuk memberikan doa agar rohnya mendapat tempat yang baik sesuai karmanya.



Begini bunyi doa leak memberikan berkat : “ong, gni brahma anglebur panca maha butha, anglukat sarining merta. mulihankene kite ring betara guru, tumitis kita dadi manusia mahatama. ong rang sah, prete namah”. Sambil membawa kelapa gading untuk dipercikan sebagai tirta. Nah, di sinilah ada perbedaan pandangan bagi orang awam. Dikatakan bahwa leak ke kuburan memakan mayat, atau meningkatkan ilmu.


Kenapa harus di kuburan? Paham leak adalah apa pun status dirimu menjadi manusia, orang sakti, sarjana, kaya, miskin, akan berakhir di kuburan. Tradisi sebagian orang di India tidak ada tempat tersuci selain di  kuburan. Kenapa demikian? Di tempat inilah para roh berkumpul dalam pergolakan spirit. Di Bali kuburan dikatakan keramat, karena sering muncul hal-hal yang menyeramkan. Ini disebabkan karena kita jarang membuka lontar tatwaning ulun setra.



Sehingga kita tidak tahu sebenarnya kuburan adalah tempat yang paling baik untuk bermeditasi dan memberikan berkat doa. Sang Buda Kecapi, Mpu Kuturan, Gajah Mada, Diah Nateng Dirah, Mpu Bradah, semua mendapat pencerahan di kuburan. Di Jawa tradisi ini disebut tirakat.


Leak juga mempunyai keterbatasan tergantung dari tingkatan rohani yang dipelajari. Ada tujuh tingkatan leak.


- Leak barak (brahma). Leak ini baru bisa mengeluarkan cahaya merah api.
- Leak bulan,

- leak pemamoran,

- leak bunga,

- leak sari,

- leak cemeng rangdu,

- leak siwa klakah. Leak siwa klakah inilah yang tertinggi. Sebab dari ketujuh cakranya mengeluarkan cahaya yang sesuai dengan kehendak batinnya.


Setiap tingkat mempunyai kekuatan tertentu. Di sinilah penganut leak sering kecele, ketika emosinya labil. Ilmu tersebut bisa membabi buta atau bumerang bagi dirinya sendiri. Hal inilah membuat rusaknya nama perguruan.


Sama halnya seperti pistol, salah pakai berbahaya. Makanya, kestabilan emosi sangat penting, dan disini sang guru sangat ketat sekali dalam memberikan pelajaran. Selama ini leak dijadikan kambing hitam sebagai biang ketakutan serta sumber penyakit, atau aji ugig bagi sebagian orang.


Padahal ada aliran yang memang spesial mempelajari ilmu hitam disebut penestian. Ilmu ini memang dirancang bagaimana membikin celaka, sakit, dengan kekuatan batin hitam. Ada pun caranya adalah dengan memancing kesalahan orang lain sehingga emosi. Setelah emosi barulah dia bereaksi.


Emosi itu dijadikan pukulan balik bagi penestian. Ajaran penestian menggunakan ajian-ajian tertentu, seperti aji gni salembang, aji dungkul, aji sirep, aji penangkeb, aji pengenduh, aji teluh teranjana. Ini disebut pengiwa (tangan kiri). Kenapa tangan kiri, sebab setiap menarik kekuatan selalu memasukan energi dari belahan badan kiri.


Pengiwa banyak menggunakan rajah-rajah (tulisan mistik). Juga pintar membuat sakit dari jarak jauh, dan dijamin tidak bisa dirontgent di lab. Yang paling canggih adalah cetik (racun mistik). Aliran ini bertentangan dengan pengeleakan. Apabila perang, beginilah bunyi mantranya, ong siwa gandu angimpus leak, siwa sumedang anundung leak, mapan aku mapawakan segara gni…bla…bla.


Ilmu Leak ini sampai saat ini masih berkembang karena pewarisnya masih ada, sebagai pelestarian budaya Hindu di Bali dan apabila ingin menyaksikan leak ngendih datanglah pada hari Kajeng Kliwon Enjitan di Kuburan pada saat tengah malam.


A2BN ( Ada Apa Dengan Babi Ngepet )


Pesugihan-pesugihan Babi Ngepet adalah siluman babi jejadian yang sudah populer dalam legenda masyarakat Indonesia. Dalam beberapa mitos yang berkembang diceritakan, babi ngepet adalah sosok manusia yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi. Perilaku gelap mata dan jalan pintas dari praktek materialistis yang tak terkendali.

Tingginya kebutuhan hidup, rasa frustasi menghadapi persaingan bisnis yang semakin tidak rasional, banyak cara kotor dan kecurangan hingga berujung putus asa, tak jarang menjadi alasan pembenaran orang untuk melakukan tindakan gelap mata, termasuk mencari pesugihan babi ngepet ini. Padahal langkah pesugihan dalam beragam bentuknya adalah kegiatan sihir ilmu hitam. Sihir yang konon dipercaya akan banyak membantu seseorang untuk cepat kaya, namun juga memiliki persyaratan dan perjanjian dengan makhluk halus melalui pawang babinya.

Secara teknis, mereka yang berniat menjalani ritual babi ngepet akan mendatangi dukun khusus atau paranormal yang ahli menangani masalah pesugihan ini. Setelah disepakati, sang dukun konon akan melakukan pertapaan dan ritual tertentu, lalu menyepakati perjanjian dengan pengorbanan nyawa. Umumnya pengorbanan yang diminta berasal dari orang yang mereka cintai, anak, orang tua atau orang disekitarnya yang memiliki hubungan darah. Berikutnya, ketika akan melakukan praktek pesugihan, orang tersebut akan menyerahkan jiwa dan raganya pada setan untuk bertransformasi menjadi babi hutan dalam jangka waktu tertentu.

Konon dalam ritualnya setelah berhasil melakukan transformasi, maka dilanjutkan dengan langkah aksi yang musti dilakukan minimal oleh dua orang. Si Pelaku pertama harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya. Dan secara ajaib, si pelaku lalu berubah menjadi babi. Inilah sosok siluman babi yang akan menjalankan aksinya, meski umumnya dilakukan oleh kaum lelaki, terkadang ada juga perempuan yang nekad.

Sementara orang kedua, telah menyiapkan wadah berisi air yang di tengah-tengahnya diletakkan lilin yang menyala. Orang kedua ini harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya. Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya. Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa, dan konon otomatis si pelaku juga akan hilang dan berada di tempat aman. Pendapat tambahan yang sedikit berbeda, bukan hanya lilin bergoyang, bisa juga kalau warna api mulai memudar, itu juga menunjukkan tanda bahaya bagi si babi.

Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu lemari yang menjadi target buruan. Ata dalam versi lain menyebut si babi menggosok-gosok badan atau pantatnya pada tembok. Konon, kalau penjelmaan babinya sudah sukses, sang pelaku akan melepas jubah hitamnya dan kembali lagi menjadi manusia. Sementara harta buruan yang diambil akan berada di dalam jubah hitam yang baru dilepasnya.

Namun demikian, konon kalau si penjaga lilin tidak selalu waspada dalam memperhatikan bara api lilin, bisa membahayakan pelaku pesugihan. Si babi akan mudah tertangkap oleh warga yang berjaga malam dan bisa berujung pada kematian. Maka, perilaku seperti ini bukan tidak memiliki resiko, bahkan segala jenis persepakatan dengan makhluk halus memiliki konsekuensi yang seringkali di luar pemikiran manusia. Sebab, dunia gaib memang bukan dunia rasional yang tampak oleh mata.
http://www.jakarta.go.id/jakv1/application/public/img/images/BabiNgepet.jpg 

Tingginya kebutuhan hidup, rasa frustasi menghadapi persaingan bisnis yang semakin tidak rasional, banyak cara kotor dan kecurangan hingga berujung putus asa, tak jarang menjadi alasan pembenaran orang untuk melakukan tindakan gelap mata, termasuk mencari pesugihan babi ngepet ini. Padahal langkah pesugihan dalam beragam bentuknya adalah kegiatan sihir ilmu hitam. Sihir yang konon dipercaya akan banyak membantu seseorang untuk cepat kaya, namun juga memiliki persyaratan dan perjanjian dengan makhluk halus melalui pawang babinya.

Meski tindakan ini berada di luar logika, namun peristiwa keanehan dan penangkapan babi ini tak jarang ditemukan oleh warga di beberapa daerah. Penangkapan sejenis babi di perkampungan tentu menjadi fenomena yang kemudian disambungkan dengan legenda babi ngepet ini. Terlebih binatang babi yang ditemukan memiliki sifat yang relatif aneh dari umumnya babi.

Namun bagi masyarakat yang berpendidikan, tentu harus berfikir panjang dan jauh. Jangan memutuskan segala sesuatu kejanggalan dalam masyarakat sebagai pertanda pesugihan babi ngepet tanpa bukti yang jelas. Sebab tidak jarang, pandangan skeptis masyarakat tentang hilangnya uang dan perhiasan secara tiba-tiba akibat babi ngepet ini, juga membawa dampak ikutan dan berujung pada kerusakan ekosistem lingkungan hidup. Tak sedikit yang asal membunuh babi hutan yang diburu secara besar-besaran karena alasan yang juga tak jarang lahir dari persepsi. 

kencing sembarangan....


Kerbau Ini Seharga Mobil Alphard

Tana Toraja di Sulawesi Selatan sejak lama dikenal dengan budayanya yang unik, terutama prosesi pemakaman. Sebuah pesta besar wajib dilakukan untuk menghormati mendiang. Dana yang dihabiskan pun bisa sampai miliaran rupiah.

Seperti yang disaksikan merdeka.com, Jumat (28/12) lalu. Saat itu, keluarga besar Tallulembang menggelar upacara pemakaman. Salah satu kerabat keluarga ini ada yang meninggal sejak beberapa bulan lalu.

Di Toraja, keluarga Tallulembang merupakan salah satu yang terpandang. Sesuai adat, mereka wajib menggelar upacara pemakaman yang disebut Rambu Solo. Meski upacara pemakaman, suasananya, tidak diliputi kesedihan malah lebih mirip seperti pesta besar. Semua anggota keluarga besar hadir, demikian juga para kerabat jauh yang jumlahnya ratusan orang.


Mereka kompak berpakaian hitam-hitam, sedangkan para pria ada yang berpakaian warna lain, tapi tetap mengenakan sarung berwarna hitam polos.

Upacara dimulai dengan penyembelihan kerbau. Beberapa ekor kerbau hitam yang telah disiapkan disembelih dengan cara ditebas lehernya.

Yang menarik, ada kerbau belang (tedong bonga) yang dihadirkan dalam upacara. Ketika itu, ada empat ekor kerbau belang putih-hitam dan lima ekor kerbau hitam yang kulitnya mengkilat.

Julius, salah satu kerabat keluarga kebagian menjaga salah satu kerbau belang itu. "Yang ini harganya Rp 670 juta," kata dia menunjukkan kerbau belang yang paling besar.

"Sama dengan mobil Alphard ini harganya," cetus Julius.

Sementara tiga kerbau lainnya, lanjut Julius, berharga, Rp 400 jutaan hingga Rp 200 jutaan. "Yang paling mahal ini karena warna dasarnya putih dan dia belang hitam. Sedangkan yang lain itu, warna dasarnya hitam dan belangnya putih," tuturnya.

Semakin besar ukuran kerbau dan corak belangnya semakin bagus, maka harganya semakin mahal. "Kerbau ini memang dipelihara khusus untuk acara-acara seperti ini. Ada pedagangnya," kata Julius.

Dia menjelaskan, untuk kerbau putih dengan belang hitam, dijuluki saleko. Sementara untuk kerbau hitam dengan belang putih dijuluki bonga. Dan untuk kerbau yang berwarna hitam semua dijuluki pudu.


Nah, untuk kerbau-kerbau yang lebih mahal dari harga mobil ini, ternyata tidak disembelih. Dalam prosesi upacara Rambu Solo, kerbau belang itu, akan disumbangkan. "Karena keluarga besar yang meninggal beragama Kristen, kerbau ini disumbangkan kepada gereja," kata Julius.

Oleh gereja, kerbau-kerbau itu akan dilelang kepada pembeli dengan harga tertinggi. "Hasil lelang, 75 persen untuk pihak gereja. Sisanya 25 persen dikembalikan untuk keluarga pemilik kerbau," imbuh Julius.

Selain kerbau, puluhan ekor babi juga disiapkan dalam upacara ini. Babi-babi tersebut akan disembelih untuk makanan selama pesta. Karena untuk kebutuhan pesta, ukuran babi pun yang cukup besar dan harganya berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 7 juta.

"Harga babi naik mulai bulan September sampai Desember karena banyak upacara seperti ini," kata Julius.

Dengan biaya yang mahal, upacara Rambu Solo tidak digelar oleh setiap keluarga di Toraja. Biasanya, hanya orang-orang kaya atau keturunan bangsawan saja yang mampu menggelar acara ini.

Julius menambahkan, jenazah orang Toraja yang meninggal tidak dimakamkan atau dikubur. Biasanya, mereka diawetkan terlebih dahulu. Jenazah kemudian dibawa ke gua batu di atas gunung atau liang-liang batu dan diletakkan dalam peti terbuka atau diletakkan begitu saja. "Ada juga yang disimpan di rumah-rumah adat yang dibangun di depan rumah masing-masing," jelasnya.


Puncak acara ini biasanya ditutup dengan adu kerbau. Dua ekor kerbau petarung berhadapan di sebuah lapangan. Siang itu, Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo, dan beberapa gubernur dan wakil gubernur yang merupakan peserta rapat kerja Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang menggelar pertemuan di Tana Toraja, menyaksikan upacara Rambu Solo.

Dua kerbau bernama Panter dan Naruto berhadap-hadapan. Setelah bertarung sekitar 15 menit, saling menyerang dan beradu tanduk, Panter, kerbau hitam petarung berusia 10 tahun menang. Naruto lari terbirit-birit, menyerah dengan luka terkena tanduk di wajahnya. Penonton pun bersorak karena kerbau yang didukungnya menang.

"Taruhannya bisa puluhan juta rupiah. Panter itu, sudah sering menang beberapa kali," kata Johanes, salah satu warga Toraja yang gemar menyaksikan adu kerbau saat pesta Rambu Solo.


SEKOLAH UNTUK JADI NABI DI ISRAEL

sekolah jadi Nabi 

Ada sebuah sekolah yang tak biasa di Israel yakni sekolah yang mengajarkan para muridnya untuk maenjadi seorang Nabi.

Sekolah bernama Cain and Abel School for Prophet sepertinya bukan sekolah biasa yang ada pada umunya siapa saja yang lulus dari sekolah ini akan bergelar Nabi dan diberikan sertifikat resmi kenabian yang diperoleh di sekolahnya.

Selain memberikan gelar nabi sekolah ini juga memberikan kebebsan bagi semua para muridnya tidak ada pakiyan seragam di sekolah ini serta para siswa didalam kelas bisa bebas melakukan apa pun bahkan keluar ruangan untuk sekedar merokok.

Disekolah ini semua murid akan diajarkan tentang nabi dan ketuhanan seperti arti mimpi, klasifikasi malaikat, dan misteri roh kudus. Mereka belajar bagaimana membedakan perasaan batin seseorang dari perilaku eksternal dan penampilan.

Guru disekolah ini cuman ada satu yakni bernama Shmuel Hapartzy, Hapartzy menjelaskan kurikulum yang dipakai di sekolah tersebut adalah mengikuti sifat-sifat seorang nabi. Sehingga, jika murid-muridnya sudah bisa menguasai kurikulum yang diajarkan, mereka bisa mendapatkan ijazah bergelar nabi.

“Di masa lalu ada nabi. Tetapi sekarang, di zaman modern, Ketuhanan ada pada semua orang. Kita hanya perlu membuka mata kita untuk itu,” kata Hapartzy, seperti dinukil dari AP.

Untuk belajar dan mendapatkan gelar nabi para siswa harus mengeluarkan uang sebsar 200 shekel (sekira 53 dolar AS) dan para siswa hanya perlu mengikuti 40 kelas singkat untuk lulus dari sekolah ini.

Sekolah aneh ini sendiri berada di di selatan Tel Aviv yang merupakan pusat keagaman di Israel.
Nah kamu tertarik untuk menjadi Nabi sekolah kesini aja. WAKAKAKAKAK


HIDUP INI HANYA 1,5 JAM WAKTU AKHIRAT !

Hidup ini sangat singkat. Seperti kata pepatah Jawa "urip kuwi mung mampir ngombe." Hidup di dunia ini ibaratnya cuma mampir buat minum saja. Al Quran memberitahukan secara implisit bahwa satu hari di akhirat rasanya bagaikan 1000 tahun di dunia.

• "....Dan sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."­ [QS Al-Hajj (22) : 47].

• "Dia mengatur segala urusan dari langit ke Bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."­ [QS As-Sajdah (32) : 5]

Bagaimana dengan umur manusia? Mari kita lihat berdasarkan Al Quran sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun
24 jam akhirat = 1000 tahun
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun 

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu. Bahkan Tuhanpun berjanji dengan waktu. [QS Al-'Ashr (103) : 1-3]1) Demi masa; 2) Sungguh manusia berada dalam kerugian; 3) kecuali orang-orang yang beriman serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah (QS 74:7, 52:48, 39:10). Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (QS 12:53, 33:38). "Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah (QS 9:72, 98:8, 4:114). Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti (QS 59:18, 42:20, 3:148, 28:77). Allah berfirman: "Kamu tinggal (di Bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui." (QS 23:114)

Maha Benar Allah atas segala firman Nya.


Neil Amstrong Berbohong soal Pendaratan Bulan



Kematian Neil Armstrong pada Sabtu (25/8/2012) disambut duka oleh pihak keluarga dan rekan seperjuangannya seperti Buzz Aldrin. Di sisi lain, kematian astronot pertama yang mendarat di Bulan ini juga menyisakan pertanyaan.

Pertanyaan terbesar adalah apakah benar Neil Armstrong mendarat di Bulan pada tahun 1969? Atau, apakah Badan Penerbangan dan Antariksa NASA serta Neil Armstrong sendiri hanya berbohong pada dunia?

Pada 15 Februari 2001, Fox Television menyiarkan program "Conspiracy Theory : Did We Land on the Moon?" Menurut program itu, pendaratan di Bulan cuma hoax. Proses pendaratan direkam di studio oleh NASA.

Ada beberapa bukti yang dianggap menunjukkan bahwa pendaratan cuma jadi-jadian, selain fakta bahwa saat itu Amerika Serikat tengah berusaha keras "bertarung" melawan Uni Soviet sebagai menjadi negara pertama yang mengangkasa.

Bukti pertama adalah soal foto astronot. Dalam acara tersebut, diungkapkan bahwa foto astronot seharusnya dilatari oleh bintang dan benda langit lain. Tapi, latar itu tak ada.

Kedua adalah soal bendera Amerika Serikat yang berkibar. Diketahui, di Bulan tidak ada angin. Tanpa angin, seharusnya kibaran bendera itu tak ada. Demikian juga disiarkan pada program itu.


Foto yang menunjukkan tangan Aldrin sedang memberi hormat
terhadap bendera Amerika (terlihat ujung jarinya menyembul
sedikit di depan helmnya)




foto yang menunjukan tangan Aldrin telah diturunkan. Sembulan di depan helm sudah tidak terlihat lagi.


Gambar animasi hasil gabungan dua foto, terlihat Aldrin dan arah
pemotretan berubah namun posisi bendera dan kerutannya sama.
Anehnya, bendera tetap tidak berkibar.


Teori konspirasi itu sempat membuat "panas". Buzz Aldrin, salah satu astronot yang terlibat misi Apollo 11 memukul wajah Bart Sibrel, pembuat film yang ditayangkan di Fox itu. Sibrel meminta Aldrin bersumpah di atas Alkitab bahwa ia pernah mendarat di Bulan.

Beberapa lama setelah program itu, Badan Penerbangan dan Antariksa NASA mengeluarkan pernyataan resmi di situs webnya. Intinya, NASA mengatakan bahwa pendaratan di Bulan benar adanya.

Dalam pernyataan bertajuk "The Great Moon Hoax" tanggal 23 Februari 2001, NASA menerangkan beberapa hal yang dipertanyakan dalam program Fox serta menyajikan bukti pendaratan di Bulan.

Soal tak adanya bintang, misalnya, NASA menyatakan bahwa hal yang sama pun bisa terjadi pada foto yang dibuat di Bumi. Kamera sulit mengabadikan spacesuit yang terang dan bintang yang relatif redup sekaligus dalam satu foto.

Tentang bendera, NASA menyatakan bahwa kibaran tak selalu diakibatkan oleh angin. Saat menancapkan bendera di tanah Bulan, astronot memutar tiangnya. Hal ini pasti akan mengakibatkan bendera berkibar.

NASA juga menyatakan bahwa para astronot tidak kembali ke Bumi dengan tangan kosong. Astronot membawa batuan Bulan yang bisa dibuktikan memiliki karakteristik berbeda dengan batuan Bumi.



Edwin Aldrin meninggalkan jejak kaki yang begitu sempurna seakan permukaan bulan memiliki debu tanah yang bercampur air. Apabila permukaan bulan kering, bagaimana mungkin Jejak itu terbentuk begitu sempurna, apalagi gravitasi bulan hanya 1/6 bumi.

Salah satu batuan bulan yang dinamai Big Mulley memiliki kawah-kawah kecil bekas tumbukan meteoroid. Ada juga bukti kimia pada batuan yang menunjukkan adanya reaksi zat pada batuan saat terpapar sinar kosmik. Ini tak terjadi di Bumi yang punya atmosfer.

NASA hingga saat itu terus menyajikan bukti-bukti lain. Contoh, wahana Lunar Reconaissance Orboitter yang kini mengorbit Bulan menyajikan adanya Lunar Modul (LM) serta alat pembantu dalam gelap, Passive Seismic Experiment Package (PSEP) dan Laser Ranging RetroReflector (LRRR), yang digunakan dalam misi Apollo.

Selain itu, ditunjukkan pula jejak sepanjang kurang lebih 50 meterdi West Crater, arah timur dari Lunar Modul. Jejak itu adalah perjalanan yang tak direncanakan dalam dua setengah jam akhir misi Apollo.

Nah, apakah NASA benar-benar mendarat di Bulan? Atau, NASA dan Neil Armstrong beserta rekannya hanya berbohong? Apakah benar teori konspirasi itu? Atau teori konspirasi itu sendiri yang justru merupakan konspirasi? Jawaban ada pada anda...
meler di Bulan ?


Edan ! AZIMAT BAJU KEBAL ONTOKUSUMO !


Ini adalah azimat yang berbentuk ‘Baju Kebal’. Usia baju ini lebih 50-60tahun. Kononya baju ini mampu melindungi si pemakai daripada sebarang peluru dan benda tajam ketika berlakunya perang. Hal ini adalah sebahagian daripada kesyirikkan. Saya masih menyimpannya dan mahu menunjukkan kepada kalian betapa kuatnya pengaruh syirik dalam masyarakat orang Melayu.


Azimat diharamkan oleh syari’at Islam kerana ia mengandung makna keterkaitan hati dan tawakkal kepada selain Allah, dan membuka pintu bagi masuknya kepercayaan-kepercayaan yang rosak tentang berbagai hal yang ada pada akhirnya menghantarkan kepada syirik besar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa menggantung azimat (jimat), maka ia telah melakukan syirik.”

[Hadith riwayat Ahmad (IV/156), al-Hakim (IV/417), dari sahabat 'Uqbah bin 'Amir al-Juhani r.a. Lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no.492).]

Ibrahim an-Nakha’i rahimahullah (meninggal th.96 Hijrah) berkata:
“Mereka membenci azimat, baik yang berasal dari Al-Quran maupun yang bukan Al-Quran.” Yang dimaksud dengam mereka adalah sahabat Ibnu Mas’ud r.a. Mereka mengharamkan azimat secara keseluruhan.

[Fathul Majiid Syarah Kitaabit Tauhiid (hlm.153)]


Natal : Bid’ahnya Kaum Nasrani

Natal-bid-ahnya kristen-3-jpeg.image 

Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Injil. Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan atau perayaan kelahirannya.

Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan, parahnya lagi, perayaan ini mengadopsi upacara adat masyarakat penyembah pagan/berhala (dewa matahari).

Sejarah Natal
Kata Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al-Masih—yang mereka sebut Tuhan Yesus.

Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius.  Penetapan tanggal 25 Desember, mengambil momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).

Kelahiran Yesus Menurut Bibel
Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini mayoritas Kristen  sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).

Lukas 2:1-8:
“Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.

Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud—supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.

Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjanga kawanan ternak mereka pada waktu malam.”

Jadi, menuru Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam, ibu Yesus, berasal dari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah Yesus di Betlehem, anak sulung Maria.

Maria membungkusnya dengan kain lampan dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.

Menurut Matius 2:1, 10, 11:
“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.”

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung, memerintah tahun 37 SM- 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember.

Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang yang gemerlpan di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput, menunjukkan kondisi musim panas.

Karenanya para penggembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil.

Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Qur’an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa ‘Alaihssalam).

“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: ‘Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.’ Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, ‘Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu’,” (QS Maryam: 23-25).




Pantheon, kuil bagi semua Dewa Romawi, dibangun pada 126 AD, menjadi gereja Katolik Roma sejak abad ke-7
Jadi menurut Al Qur’an Yesus dilahirkan pada musim panas di saat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen, Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible–seperti dikutip buku ‘Bible dalam Timbangan’ oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September.

Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity, seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi, berpendapat sebagai berikut:

“Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi.”

Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?
Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun 1, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius (yang oleh Paus Benediktus XVI dinilai keliru), justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus.

Namun Injil Lukas 2:1 (telah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus, jadi antara tahun 27 Sebelum Maseh-14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius: 2:1 (juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi-4 Sesudah Masehi.

Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah Masehi. Antara lain di kutip dari buku tulisan Rev. Dr. Charles Francis Petter, MA. . B.D., S.T.M. yang berjudul, The Lost Years of Jesus Revealed hal 119.

Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember
Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya. Karenanya, bagi sebagian kalangan Kristen, perayaan Natal 25 desember adalah “bid’ah”nya kaum Kristiani.

“Bid’ah” ini baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan ini pun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.

Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut Katolik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pagan-nya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari, day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.

Maka, supaya agama Katolik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi, diadakanlah sinkretisme (percampuran  agama dengan budaya/ penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus).

Karenanya, kebiasaan pemeluk Kristen untuk mengadakan kebaktian pada Hari Minggu (Sunday) tak terlepas dari tradisi Sunday-nya kaum Pagan (penyembah berhala dewa matahari) bangsa Romawi kuno.

Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan, Pertama, hari minggu (Sunday=hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.

Sesudah Kaisar Kontantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katolik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme buatan nenek moyang Romawi Kuno.

Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh mayoritas Kristen di seluruh dunia sampai sekarang. Demikian pula kepercayaan paganis politheisme tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember dan kemudian diadopsi oleh kaum Kristen Katolik untuk merayakan Hari Kelahiran “Tuhan Yesus”.

Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno di dalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).

H.W. Amstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worlwide Church of God, California USA, 1994, menjelaskan:

Namrud cucu Ham, anak Nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad antara lain dengan keberaniannya mengawini ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.

Namun usia Namrud tidak sepanjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati, Semiramis menyebarkan ajaran: bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon “Evergreen” yang tumbuh dari sebatang kayu mati.

Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal usul pohon Natal.

Lebih lanjut Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia, kemudian Namrud dipuja sebagai “anak suci dari surga”.

Putaran zaman menyatakan bahwa penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “Ba-al” anak dewa matahari dengan objek penyembahan “Ibu dan Anak” (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali.

Ajaran tersebut menjalar ke negara lain, di Mesir berupa dewa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”. Di Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, “Kwan Im”, lalu di Cina, Jepang dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.


Simbol ‘Dewa Ra’

Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):

1. Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga dinyatakan dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekalugus penganut kepercayaan ini.
2. Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
3. Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
4. Ba-al yang disembah orang-orang Israel, adalah dewa penduduk asli tanah Kana’an yang terkenal, juga sebagai dewa kesuburan.
5. Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga Romawi dan diperingati secara besar-besaran, dijadikan sebagai pesta rakyat.

Demikian juga Serapsis, Attis, Issis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina).

Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.

Jadi konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba.

Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena merekalah telah memiliki konsep itu sebelumnya.

Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah KEBOHONGAN yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat Roma:

“Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai seorang yang berdosa?” (Roma 3:7).

Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:
Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang,” (Matius 24:4-5).

Pandangan Bibel Tentang Upacara Natal.
Untuk mengetahui pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi oleh tradisi paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10: 2-4:

Beginilah firman Tuhan: ‘Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukanlah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang’.”

Demikianlah pandangan Bibel tentang upacara Natal yaitu melarang orang Kristen mengikuti kebiasaaan bangsa-bangsa penyembah berhala.

Selanjutnya mari kita simak penjelasan Yeremia 10: 5, “Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun dia tidak dapat.”

Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal
1. Catolic Encyclopedia, ediai 1911 tentang Christmas:
” Natal bukanlah upacara gereja yang pertama… melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari., kemudian dijadikan kelahiran Yesus.”

Dalam buku yang sama, tentang ” Natal Day” dinyatakan sebagai berikut:


Paus Benediktus XVI dalam bukunya tahun lalu mengakui penghitungan hari kelahiran Yesus itu keliru
“Di dalam kitab suci tidak ada seorang pun yang mengadakan upacara atau penyelenggaraan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.”

2. Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:
“Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakan dan Bibel juga tidak pernah menyelenggarakannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.”

3. Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944 menyatakan:
“Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya umat kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran tersebut…”

(Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus)…”Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari “Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorang pun mengetahui hari kelahiran Yesus.”

(http://artikeljogja.tripod.com/natal/yesus4.htm)

Enter your email address:  


Pose2 Extreme dalam Yoga, nyaman atau sakit ?

Sulit untuk mengerti bagaimana seseorang bisa merasa baiksetelah melakukan pose yoga yang extrim
Untuk latihan yang seharusnya membuat Anda merasa lebih baik , sepertinya terlihat menyakitkan.



Posisi Yoga akan menggerakkan tubuh melalui berbagai postur dan akan meregangkan otot. Salah satu tip untuk setiap yogi pemula
-
tidak makan berlebihan sebelum latihan karena hal ini dapat mengganggu perut dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Nah dikatakan bahwabernapasadalah komponen utamauntukdasar-dasaryoga.

Anda akan perlu memiliki kontrol pernafasan Anda selama yoga semua pose. Orang tidak bernafas mulut, bukan menggunakan hidung untuk waktu lama, napas dalam dan belajar untuk menggunakan kapasitas penuh paru-paru.



Yoga adalah perjalanan, bukan tujuan. Dengarkan tubuh Anda hentikanlah melakukan posisi yoga jika sakit, dan mendorong diri sendiri untuk melakukan pose yoga tersebut ketika Anda merasa siap Praktek harus membuat Anda merasa baik. Ketahuilah bahwa yoga bukan kompetisi -yoga adalah sebuah latihan

Sekilas Tentang Yoga Yoga adalah disiplin fisik, mental , dan spiritual , yang berasal di India kuno. Tujuan dari yoga , atau orang yang berlatih yoga , adalah pencapaian keadaan wawasan spiritual yang sempurna dan ketenangan saat bermeditasi pada jiwa super.

Kata ini berhubungan dengan praktek meditasi dalam agama Hindu , Jainisme dan Buddhisme . Kata Sanskerta yoga memiliki arti harfiah "kuk" dari akar kata yuj untuk bergabung , untuk bersatu , atau untuk melampirkan . Sebagai istilah untuk sistem meditasi abstrak atau abstraksi mental yang diperkenalkan oleh Patanjali pada abad ke 2 SM . Seseorang yang praktik yoga atau mengikuti filsafat yoga dengan tingkat komitmen yang tinggi disebut yogi atau Yogini . Jantung dari setiap latihan yoga adalah kinerja posisi yoga ( asana disebut ), yang masing-masing memiliki manfaat fisik danmental yang spesifik. 
Asana didefinisikan sebagai"sikap;" arti harfiahnya adalah "Kursi " Awalnya,asana menjabat sebagai postur yang stabil untuk meditasi berkepanjangan Gambar di bawah ini adalah beberapa pose dalam yoga yang ekstrim .Foto-foto di posting ini adalah dari beberapa orang di posisi yoga yang benar menakjubkan.































Lihat yg lebih 'menarik' di sini !


Kuil2 Tertua di Dunia Selain Di Mesir

Oleh: Izzaniskala

Sebuah Kuil biasanya merupakan bangunan suci yang memiliki struktur kuat sehingga dapat membuat nyaman para pendeta dan umat ketika beribadah. Seperti Kuil Akshardham yang berada di New Delhi yang selesai dibangun pada 2008 lalu, dan Kuil Putih di Chiang Rai, Thailand yang masih dalam proses pembangunan. Namun meski bermunculan kuil-kuil yang dibangun di era modern, kuil-kuil tua di dunia masih ada beberapa yang masih berdiri kokoh yang membuktikan kekuatan teknologi arsitektur di zamannya. Seperti kuil-kuil yang ada di Mesir, Italia dan Yunani. Wisbenbae merangkum 5 kuil tertua selain di Mesir:

1. Kuil Istana Knossos


Kuil Istana Knossos 
Kuil istana Konossos terletak 5 Km dari selatan Heraklion, kuil ini merupakan bangunan penting dan terkenal kompleks istana Minoa di Crete. Istana besar ini dibangun secara periodik kira-kira pada tahun 1400-1700 sebelum masehi, dan pernah mengalami kerusakan akibat peristiwa kebakaran. Istana megah ini memiliki ruang keluargan, kamar tamu, ruang kerja, tempat beribadat dan gudang penyimpanan. Namun fungsi sebenarnya dari Kuil Istana Knossos ini masih diperdebatkan, apakah digunakan sebagai pusat pemerintahan atau keagamaan. Kuil Knossos ini selalu dikait-kaitkan dengan legenda pahlawan Athena, Theseus yang membunuh Minotaur.

2. Göbekli Tepe


Göbekli Tepe
Göbekli Tepe merupakan bangunan yang memiliki dua predikat, sebagai kuil pertama ataupun tertua di kawasan Turki. Göbekli Tepe merupakan kuil yang dibangun dikawasan Turki bagian selatan, dikelilingi oleh bangunan-bangunan khas era megalitikum. Dinding bangunan yang masih belum sempurna dari bahan batu kering dan beberapa pilar monolitik berbentuk T setinggi 3 meter. Di kabarkan bahwa Göbekli Tepe dibangun oleh para pemburu pada abad ke 10 sebelum masehi, membuat keberadaannya semakin rancu untuk disebut sebagai bangunan yang tertua, karena tidak saja ditemukan barang-barang tembikar, karena ditemukan pula beberapa tulisan-tulisan. Sehingga apakah mungkin bangunan tersebut dibangun sebelum manusia di Turki mengenal sistem pertanian dan peternakan.

3. Kuil Ggantija


Kuil yang terletak di bukit Pulau Gozo ini dikenal dengan Kuil Zaman Batu Ggantija yang dibangun pada zaman prasejarah yakni 3.600 hingga 3000 sebelum masehi. Kuil Ggantija merupakan kuil yang dibangun pada zaman megalitikum di Malta, bahkan 1000 tahun sebelum piramid di Mesir dan Stonehenge di Inggris. Monumen megalitikum ini memiliki dua bangunan kuil, dibangun secara berdampingan dan menyatu dengan tembok pembatas. Di dalam kuil ini terdapat beberapa sosok arca dan patung yang menunjukkan bahwa kuil ini merupakan tempat pemujaan untuk mendapatkan kesuburan atau keturunan. Kuil yang terdapat di Malta ini merupakan yang tertua di Eropa.

4 Hagar Qim dan Mnajdra


Masih dari kawasan Malta, terdapat sebuah komplek megalitikum Hagar Qim yang berada di kawasan tebing di sudut pulau, sementara di bawahnya terdapat sebuah kuil yang dikenal dengan Mnajdra. Kuil Mnjadra memiliki ketinggian 600 meter hingga ke bawah tebing, semantara Kuil di Hagar Qim tersusun dari beberapa kuil dan tiga bangunan megalitikum yang ada di sampingnya. Bangunan Hagar Qim memiliki tinggi 7 meter dan berat sekitar 20 ton. Kuil Mnajdra tidak kalah indahnya tiga kuil yang sejajar namun tidak saling berhubungan. Kuil yang tertua dibangun pada 3.600 dan 3.200 sebelum masehi. Banyak penemuan artefak yang menunjukan bahwa kuil ini digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan bukan sebagai sebuah makam.

5. Hypogeum


Di urutan terakhir terdapat Hypogenum yang juga terletak di kawasan Malta, namun yang membedakannya adalah lokasinya yang berada di dalam bumi. Kuil ini memiliki ruangan aula, kamar bilik, dan terowongan dinding batu yang digali dan dipahat. Kuil yang satu ini berfungsi sebagai komplek peribadahan, namun pada zaman prasejarah digunakan sebagai komplek pemakaman. Komplek kuil ini memiliki tiga tingkatan, paling atas dibangun pada 3.000-3.600 sm, tingkat menengah dibangun pada 3.300-3000 sm dan terakhir paling bawah pada 3.150-2.500 sm. Untuk bangunan paling bawah memiliki kedalaman 10 meter ke dalam bumi. Namun untuk dapat menikmati keindahan bangunan ini, pihak pemelihara membatasi jumlah pengunjung bahkan tiketnya saja harus dipesan 2-3 minggu sebelumnya.(**)

Sumber: touropia.com, uniknya.com, Desember 2012.


Lihat yg lebih 'menarik' di sini !


Membahas Kitab Kematian Bangsa Mesir


Apa sebenarnya isi Kitab Kematian dari bangsa Mesir (Book of the Dead)? John Taylor (dari Museum Inggris) dan Ahmed Osman (sejarawan, dosen, Egyptologist Inggris) akan menjelaskan secara rinci tentang Kitab Kematian yang dianggap sakral dalam dunia magis, dikutip dari laman cutpen.

Agama Mesir merupakan kepercayaan politeistik, ratusan dewa dan dewi disembah di sepanjang lembah Nil. Para Dewa diyakini menampakkan diri dalam gambar tertentu dan seniman menggambarkannya dalam bentuk patung.

 Kitab Kematian Mesir, Pinedjem II Dynasty ke-21, Circa 990-969 SM / Photo: British Museum
Mereka menganggap akhirat sebagai bagian dari perjalanan untuk mencapai surga, perjalanan yang berbahaya sehingga memerlukan magis sepanjang perjalanan.

Mereka percaya bahwa setiap orang memiliki, selain tubuh fisik, yang bersifat rohani ganda. Menganggap nama dan bayangan seseorang sebagai entitas yang hidup, bagian dari eksistensi spiritual, bukan hanya bahasa dan fenomena alam. Anggapan bahwa kematian hanya sebagai gangguan sementara, bukan penghentian hidup yang lengkap, dan percaya bahwa setelah kematian mereka akan menghadapi pengadilan di dunia bawah sebelum dewa Osiris dan 42 hakim di Aula Pengadilan.

Kitab Kematian biasanya menggunakan gulungan papirus dengan berbagai mantra tertulis di atasnya, dalam naskah hieroglif. Biasanya memiliki ilustrasi berwarna yang indah, sangat mahal sehingga hanya digunakan bagi mereka yang kaya dan berstatus tinggi. Hal ini bergantung pada pada kekayaan masing-masing, bisa membeli papirus yang sudah diisi mantra atau bisa menghabiskan banyak uang untuk memilih mantra yang diinginkan.

Beberapa mantra memastikan mereka untuk mengontrol tubuh setelah kematian. Orang Mesir kuno percaya bahwa seseorang terdiri dari elemen berbeda yaitu tubuh, roh, nama, hati, semua itu perwujudan seseorang, dan mereka takut bahwa elemen-elemen tersebut akan menghilang setelah kematian. Ada banyak mantra untuk memastikan mereka agar tidak kehilangan kepala atau hati dan tidak membusuk, serta mantra lain tentang menjaga hidup dengan menghirup udara, memiliki air minum dan makanan.

Ada juga mantra yang melindungi diri sendiri karena menurut orang Mesir kuno, mereka akan diserang dalam perjalanan ke akhirat melalui berbagai media seperti binatang buas, diserang oleh dewa atau setan yang melayani dewa. Dalam dunia berikutnya ada banyak dewa yang menjaga gerbang yang harus dilewati, dan jika tidak memberikan jawaban yang benar atas pertanyaan, dewa-dewa itu akan menyerang, mereka memiliki pisau dan ular di tangan. Hal ini didasarkan pada ancaman yang mereka ketahui dalam kehidupan nyata, hanya jauh lebih menakutkan dan jauh lebih berbahaya.

Tanpa mantra yang benar mereka bisa dihukum, seperti disimpan di blok pembantaian, dipenggal kepalanya, atau bisa terbalik (proses pencernaan juga terbalik, sehingga harus makan kotoran dan minum air kencing selamanya).

Mantra dari Papyrus Ani / wikipedia
Perintah Dewa

Menurut Ahmed Osman (sejarawan, dosen, peneliti, penulis, Egyptologist Inggris), bahwa sepuluh Perintah Dewa merupakan perintah kepada manusia yang diberikan dalam bentuk imperatif. Mantra Mesir menggunakan kalimat seperti ‘Jangan membunuh, Engkau tidak berzinah, Jangan mencuri, Jangan mengucapkan saksi dusta terhadap sesamamu’. Mereka akan berkata:

Salam untukmu, Dewa yang besar, Tuhan Dua Kebenaran. Aku datang kepadamu, Tuhanku, supaya engkau membawa saya untuk melihat keindahan-Mu. Aku mengenal Engkau, aku tahu nama-Mu, aku tahu nama-nama 42 Dewa yang berada dengan Engkau di aula Dua Kebenaran yang luas… Lihatlah, Aku datang kepadamu. Saya telah membawa kebenaran kepadamu, aku telah melakukan dosa bagi Mu. Aku tidak berdosa terhadap siapapun. Saya bukan orang teraniaya. Aku tidak melakukan kejahatan, bukan kebenaran…




Sumber:
cutpen
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !


Seni Ilmu Bela Diri Dasar Para Ninja

Ada 18 ilmu dan seni berperang ninjutsu dari banyak keahlian yang dimiliki oleh ninja yang dapat dipelajari oleh umum pada saat ini. Selebihnya di luar keterampilan fisik dan penguasaan jiwa, para pendekar ini harus mempelajari latihan batin. Setelah menguasai level ini, ninja bisa sangat ahli dan bahkan dianggap sebagai orang bijak atau dukun, karena kemampuannya menyatu dengan alam dan siklus di sekitarnya. Berikut beberapa ilmu dasar diantaranya:

1. Seishin teki kyoyo (pemurnian jiwa)
Ninja aliran togakure sangat mengandalkan pengenalan jati diri. Seorang ninja harus mengetahui dengan tepat komitmen dan motivasi hidupnya. Dengan pemahaman dan penghayatan terhadap proses pematangan seorang ninja bisa menjadi seorang pendekar yang bijak. Keterlibatan ninja dalam pertarungan dimotivasi oleh alasan untuk melindungi. Tidak dibenarkan jika alasannya semata-mata hanya karena uang.
 
2. Taijutsu (bertarung dengan tangan kosong)

Paduan dari ilmu daken taijutsu(pukul, tendng, tangkis), ju taijutsu(gumul, mencekik, meloloskan dari kuncian), taihen jutsu(gerak tanpa suara, berguling, melompat, cara jatuh). Keterampilan ini di perlukan pada situasi terancam atau bertahan
 
3. Ninjaken (pedang ninja)

Pedang ninja adalah pedang pedek lurus bermata tunggal. Pedang adalah senjata utama ninja. Untuk menggunakan pedang dituntut dua keahlian utama yaitu ilmu menarik pedang (dg kecepatan namun halus gerakannya ) sekaligus mengayun untuk memotong.
 
4. Bojutsu (jurus tongkat dan bilah)

Ada dua jenis tongkat, tongkat panjang sekitar 2 meter(bo) dan tongkat pendek sekitar satu meter(hanbo). Ada lagi senjata dari bilah bambu yang bila di buka di dalamnya ada mata pedang yang sekilas tampak seperti tongkat biasa.
 
5. Shuriken jutsu (senjata lempar)

Ilmu lempar berupa lempeng baja dengan mata tajam bersisi empat seperti bintang(senban shuriken) atau paku lempar(bo shuriken). Senban shuriken dilempar dengan cara dipuntir agar bisa menancap dan memberi efek gergaji. Bo shuriken dilempar bersamaan beberapa buah sehingga terlihat seperti kilatan jarum.

6. Yari jutsu (jurus tombak) dan Naginata jutsu (jurus pedang bertongkat)

Ilmu tombak atau Yari jutsu digunakan untuk pertarungan jarak sedang untuk menangkis dan meredam serangan lawan. Sedangkan Naginata Jutsu adalah ilmu pedang pendek yang gagangnya dibuat panjang seukuran tombak. Digunakan ninja untuk memotong lawan yang berada dalam jarak sedang. Bisa digunakan untuk menyerang samurai dan merobohkan tentara berkuda.

7. Kusari gama (jurus rantai dan bandul)

Berupa rantai sepanjang 2-3 meter yang diberi bandul pada salah satu ujungnya. Pada ujung yang lain dikaitkan pada gagang arit tradisional jepang. Rantai digunakan untuk menangkis serangan senjata lawan.sedangkan bilah arit digunakan untuk menghabisi lawan yang sudah terjerat. Senjata rantai dan bandul yang disukai oleh para ninja aliran togakure adalah kyoketsu yaitu belati lengkung yang gagangnya dipasangi tali halus dari rambut kuda dan ujung tali satu lagi diberi cincin baja besar.

8. Henso jutsu (ilmu menyamar dan membaur)

Ilmu ini sangat diperlukan pada saat spionase. Ninja membuat identitas palsu dan mengalihkan perhatian orang. Ninja juga bergerak tanpa bisa di lacak.

9. Shinobi iri (ilmu mengintai dan menyusup) dan Sui ren (ilmu tempur dalam air)

ilmu ini mengajarkan bergerak tanpa suara dan bersembunyi di bawah bayangan. Sui ren (ilmu tempur dalam air)
meliputi teknik mengintai dengan cara berenang, bergerak tanpa suara dalam air, cara menggunakan perahu khusus untuk mengapung dalam air, dan teknik perkelahian dalam air.

10. Bo ryaku (ilmu strategi)

Ilmu taktik yang tak lazim digunakan dalam kondisi bertahan atau pertarungan terbuka. Ninja sering memanfaatkan kondisi sekitarnya untuk melaksanakan tugasnya, tanpa banyak mengeluarkan energi.