Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minum Kencing Sapi di India,,,

583

[imagetag]

Pernahkan Anda meminum urine sapi? Mungkin pertanyaan ini akan membuat kita mual. Membayangkannya saja sudah jijik, apalagi meminumnya. Namun, di India minuman ini benar-benar ada, benar-benar berbahan urine sapi meski tidak pesing.

Adalah Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), salah satu kelompok budaya Hindu terkemuka di India, yang mencoba mengembangkan penemuan tersebut. Mereka melakukan riset di Haridwar, kota suci yang terletak di kawasan Sungai Gangga.

Hasilnya, sebuah minuman kesehatan alternatif yang berasa seperti minuman ringan. Diharapkan temuan minuman ini bisa menyaingi dua merek cola yang sudah tenar, Coke dan Pepsi. Mereka memberinya nama Gau Jal alias Air Sapi.

Selama ini masyarakat Hindu India memuja sapi dan mengeramatkannya. Sapi tidak boleh disembelih atau dimakan dagingnya. Namun, produk turunan yang terbuat dari susu sapi boleh diolah menjadi beragam produk. Tak terkecuali urine dan kotoran sapi.

Masyarakat setempat bahkan telah mengonsumsi keduanya selama bertahun-tahun. Mereka memang tidak meminum atau memakannya bulat-bulat. Namun, mencampurkannya dalam minuman, dengan tujuan menambah kesehatan mereka.

Di beberapa negara bagian India, kotoran dan urine sapi dijual di toko-toko setempat, bersaing dengan produk susu dan yogurt. Sebuah perusahaan makanan kesehatan India mencampurkannya ke dalam bubur, pasta gigi, dan minuman tonik.

Kedua bahan ini diyakini bisa menyembuhkan beberapa penyakit, seperti liver, diabetes, dan kanker. Urine sapi ditengarai memiliki bahan-bahan desinfektan, sementara kotoran sapi di beberapa desa dipergunakan sebagai pembersih dan antiseptik lantai.

Kini, RSS yang menyulap urine menjadi minuman ringan berharap produk mereka bisa diterima luas di masyarakat.

"Kami mendefinisikan gau ark (urin sapi) menjadi gau jal (air sapi) yang memiliki bahan potensial untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Kami mengembangkan sebuah formula minuman ringan dengan gau jal sebagai bahan dasarnya. Saat ini formula tersebut tengah dikirim ke laboratorium di Luknow untuk dicoba," kata Om Prakash, Direktur Cow Protection Department RSS.

Timnya kini sedang memfokuskan diri dalam hal pengepakan dan pendistribusiannya. Mereka juga sibuk mencari cara penyajian yang tepat saat mengonsumsi gau jal, terutama selama musim panas. Dikhawatirkan karena suhu yang tinggi menyebabkan minuman tersebut menjadi bau.

"Ini menjadi penemuan revolusioner. Selama bertahun-tahun urin sapi memiliki potensi medis yang tinggi. Penemuan-penemuan terus berkembang hingga akhirnya penemuan menjadi minuman dingin. Ini akan membuktikan betapa tinggi kedudukan sapi di budaya India," ujar Prakash.

di sini gambar luh
bentar lagi kencing anying....


Makan otak di KFC !


Hati- hati jika anda hendak makan di restoran fast food seperti KFC, karena mungkin saking instannya kualitas menjadi nomor 2.

Ibrahim Langoo ialah seorang mahasiswa di Inggris yang memutuskan untuk makan siang dengan dua potong ayam KFC. Potongan ayam pertama tidak ada masalah. Namun begitu potongan ayam kedua, Ibrahim yang punya kebiasaan membelah ayamnya sebelum dimakan, menemukan hal yang mengerikan di dalam kulit ayam tersebut.


Tampaknya ada sebuah otak di dalam kulit ayam tersebut. Ketika Ibrahim protes kepada pihak KFC mereka menyatakan bahwa benda tersebut ialah sebuah ginjal, dan menawarkan voucher makan gratis pada Ibrahim sebagai permintaan maaf. Namun Ibrahim menyatakan ia tidak akan makan di KFC lagi seumur hidupnya. | memobee.com


Sehat Kopi Atau Teh?


[imagetag]

Banyak orang yang menyukai bersantai ditemani secangkir kopi atau teh. Namun, mana yang lebih sehat dan lebih baik untuk tubuh?

Mana yang lebih Anda sukai, kopi atau teh? Sekilas ini memang pertanyaan simple. Namun sebenarnya pertanyaan ini akan berefek pada kesehatan tubuh Anda. Mungkin Anda sudah mengetahui banyak manfaat dari teh, baik itu teh hitam atau teh hijau. Lain dengan kopi, yang jarang sekali masuk dalam daftar minuman yang baik untuk tubuh.

Kandungan kafein yang ada di kopi lah yang sebenarnya menjauhkan kopi dari daftar-daftar minuman sehat. Memang, jika diminum dalam kadar yang sedikit, kafein dapat menjadi stimulan. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, maka kafein akan memberikan banyak efek samping bagi tubuh Anda.

Mari kita telaah bersama, apakah benar teh itu adalah minuman yang lebih menyehatkan daripada kopi.

Kopi dan Teh Sama-sama Mengandung Antioksidan
Meskipun sama-sama mengandung antioksidan, namun tipenya berbeda. Teh mengandung flavinoids, yang pada dasarnya adalah photochemicals. Sementara kopi memiliki kandungan quinines dan chlorogenic acid, yang sama-sama menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh.

Kopi Mengandung Lebih Banyak Kafein
Adalah sebuah pengetahuan bahwa umum bahwa kopi mengandung lebih banyak kafein jika dibandingkan dengan teh. Malahan sebetulnya, kandungan kafein di kopi lebih banyak 2 kali lipat daripada teh.

Teh Menyehatkan untuk Pencernaan
Saat berbicara urusan perut, tidak ada yang namanya pilihan kopi atau teh. Sudah jelas bahwa teh lebih menyehatkan untuk perut Anda. Teh sangat baik untuk percernaan, apalagi jika dibuat tanpa susu dan gula.

Kopi dan Teh Sama-sama Melindungi dari Kanker
Para peminum teh memiliki proteksi lebih bagus dalam menghadapi kanker ovarian dan kanker payudara. Sementara para peminum kopi memiliki imunitas lebih dalam menghadapi kanker hati.

Jadi, mana yang Anda pilih untuk menemani sore hari Anda? Segelas kopi, atau secangkir teh?


di sini gambar luh
kencing sembarangan....


Rungis, Pasar Makanan Terluas Didunia 234 hektar

 
Rungis, pasar makanan terbesar di dunia yang berlokasi 7 km dari Kota Paris, punya luas 234 hektar! Pasar ini lebih mirip pabrik dibanding 'pasar' secara harfiah.

Rasanya tak heran Prancis jadi kota kuliner kenamaan dunia. Inilah tempat para koki belanja makanan segar tiap harinya mulai dari daging, seafood, roti, keju, hingga potongan bunga segar, Setdaknya ada 18 juta konsumen yang berkunjung setiap harinya.

Makanan yang dijual pun tak tanggung-tanggung, 1.451.388 ton setiap harinya. Tak heran Rungis punya stasiun kereta dan jalan tol sendiri untuk distribusi semua barang dagangan. Pasar seluas 234 hektar ini terdiri dari beberapa bagian besar (paviliun) yakni 1 paviliun untuk ikan dan seafood, 9 paviliun untuk buah dan sayur, 4 paviliun untuk mentega-telur-keju, dan 1 paviliun untuk bunga-bunga segar.

Pasar yang resmi dibuka pada 3 Maret 1969 ini akan memenuhi hasrat wisata kuliner Anda. Bukan produk jadi memang, tapi bahan-bahan segar inilah yang akan masuk di perut Anda saat wisata kuliner di Kota Paris. Buah dan sayurnya luar biasa segar. Kentang, bawang-bawangan, aneka jamur besar-besar, juga buah-buahan tropis dengan kematangan yang pas. Paviliun ikan dan seafood menjual aneka ikan air laut dan air tawar, kerang-kerangan, lobster, cumi, gurita, termasuk produk beku.

Segala aktivitas di Rungis dimulai tengah malam, hingga pukul 06.00 pagi waktu setempat. Wisatawan bisa datang selambat-lambatnya pukul 04.00 pagi waktu setempat agar tidak ketinggalan segala aktivitas di dalamnya. Sebelum masuk, tiap orang wajib mengenakan baju serba putih layaknya di pabrik.