Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Sering Lupa Menaruh Kunci? Temukan dengan StickNFind

Bila Anda sering kehilangan kunci, lupa menaruhnya di mana, StickNFind mungkin bisa menjadi solusi yang tepat bagi Anda. StickNFind adalah stiker berbentuk seperti kancing baju yang dapat dideteksi menggunakan Bluetooth. Anda dapat menempelkan StickNFind pada kunci atau benda-benda penting yang sekiranya sering Anda lupakan.

StickNFind

Untuk menemukan kunci atau benda lain yang sudah ditempeli StickNFind (dalam jarak maksimal 100 kaki atau sekitar 30 meter), Anda dapat menggunakan iPhone atau ponsel Android yang telah dipasangi aplikasi dari StickNFind. Melalui aplikasi tersebut Anda bisa mengetahui seberapa jauh StickNFind berada, membuatnya berbunyi atau mendengung dari jarak jauh, sehingga mudah ditemukan.


StickNFind hanya memiliki ketebalan 4.1 mm dan dilengkapi dengan Bluetooth versi 4.0. Baterainya diklaim dapat bertahan selama setahun. Bila Anda tertarik, StickNFind dapat dibeli mulai bulan depan dengan harga sekitar $50 atau 500 ribu rupiah.


Mondo Spider, Robot Laba-laba yang Bisa Dikendarai

Anda takut dengan laba-laba? Bagaimana dengan robot laba-laba? :D. Mondo Spider adalah robot berbentuk laba-laba yang dapat dikendarai. Seperti layaknya laba-laba, robot tersebut memiliki 8 buah kaki, bedanya, kaki-kaki tersebut merupakan kaki mekanik yang digerakkan dengan sistem hidrolik.

Mondo Spider

Pada tahun 2006, Mondo Spider dirancang oleh eatART dengan bahan bakar gas, dua tahun kemudian (2009), diganti dengan baterai Lithium Ion. Oleh karena itu, earART mengklaim Mondo Spider sebagai kendaraan "berjalan" pertama di dunia yang bebas emisi.

Dalam ajang CES 2013, Lenovo menggunakan daya tarik Mondo Spider sebagai dukungan terhadap pendayagunaan energi bebas emisi. Penasaran dengan aksi robot laba-laba tersebut? simak video dari The Verge berikut ini.



Seberapa Kuat Layar Gorilla Glass 3? [Video]

Gorilla Glass telah menjadi standar industri untuk pelindung layar perangkat mobile. Generasi terbaru dari pelindung layar besutan Corning, Gorilla Glass 3, diklaim tiga kali lebih tahan gores dibanding pendahulunya.

Gorilla Glass 3

Kita semua setuju bahwa kerusakan layar akan merusak pengalaman pengguna perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Oleh karena itu terobosan terbaru dari Gorilla Glass merupakan solusi yang tepat untuk menjadikan layar perangkat mobile Anda lebih tahan dari kerusakan akibat tekanan, goresan, maupun benturan.

Untuk membuktikan seberapa kuat layar Gorilla Glass generasi ketiga tersebut, silakan simak video demo Gorilla Glass 3 pada ajang CES 2013 berikut ini.


via TechnoBuffalo


PaperTab, Tablet yang Terbuat dari Kertas

Meskipun saat ini komputer tablet semakin tipis dan lebih bersifat portabel, namun tetap saja belum mampu menandingi fleksibilatas dari kertas. Terlebih lagi, tak akan menjadi masalah bila Anda menjatuhkan kertas dari ketinggian tertentu, tapi bagaimana bila Anda menjatuhkan tablet yang rata-rata menggunakan plastik atau alumunium sebagai pelindungnya? Rusak pastinya :D

PaperTab

Di masa yang akan datang, PaperTab mungkin akan menjadi solusi bagi Anda yang membutuhkan tablet yang fleksibel dan portabel. PaperTab merupakan terobosan baru dalam dunia komputer tablet yang diperkenalkan dalam ajang CES 2013. Tablet tersebut ditenagai oleh prosesor Intel i5 dengan layar E-ink berukuran 10,7 inci yang lentur dan anti pecah.

Uniknya, layar PaperTab dapat berinteraksi dengan layar lainnya. Anda dapat memindakan file dari layar yang satu ke layar yang lain hanya dengan menyentuhkan layar-layar tersebut. Hal tersebut dapat dilakukan karena layar-layar tersebut tergabung dalam satu sistem operasi. Selengkapnya simak video berikut.


Untuk sekarang ini, PaperTab masih tersedia dalam bentuk konsep saja. Mungkin ke depannya, PaperTab akan diproduksi secara masal, atau mungkin saja tidak :)


Kamera Android Pertama di Dunia dengan Lensa Removable dari Polaroid

Polaroid telah memperkenalkan kamera yang bakal menjadi saingan berat Samsung Galaxy Camera, yaitu Polaroid iM1836. Berbeda dengan Galaxy Camera, Polaroid iM1836 adalah kamera bersistem operasi Android yang memiliki lensa yang bisa diganti layaknya kamera profesional.

Polaroid iM1836

Polaroid iM1836 dibekali dengan lensa 10-30mm, yang tentunya dapat diganti dengan lensa lain sesuai dengan kebutuhan Anda. Pihak polaroid menyatakan bahwa iM1836 kompatibel dengan lensa-lensa Micro Four Thirds yang dilengkapi dengan adaptor khusus.

Mengenai kemampuan menangkap gambar, Polaroid iM1836 sanggup menghasilkan foto sampai dengan 18 megapiksel dan video dengan resolusi maksimal 1080p. 

Sebagai kamera bersistem Android 4.1 Jelly Bean, Polaroid iM1836 dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 3,5 inci, sedikit lebih kecil dari layar Galaxy Camera yang berukuran 4,8 inci. Kelengkapan lainnya, terdapat pop-up flash dan port HDMI. Urusan fitur kamera, iM1836 diperkaya dengan fitur auto blink detection, auto face exposure dan panorama mode.


Rencananya, kamera Polaroid iM1836 akan dirilis pada kuartal pertama tahun ini dengan harga $399 atau sekitar 4 juta Rupiah. 

Satu perbedaan lain antara Samsung Galaxy Camera dan Polaroid iM1836 adalah ketidaktersediaan data, sehingga Anda harus menggunakan Wi-fi untuk menghubungkan Polaroid iM1836 dengan internet. 


12 FILM INDONESIA TERBAIK 2012 VERSI CINETARIZ


Tahun 2012 telah kita tinggalkan sepekan yang lalu. Banyak kenangan manis dan pahit yang telah saya dapatkan sepanjang tahun itu. Sungguh sebuah tahun terbaik (sekaligus terburuk) bagi saya. Tidak akan pernah saya lupakan hingga nafas berhembus untuk terakhir kalinya. Dalam postingan ini, tentu saya tidak akan berceloteh mengenai kehidupan pribadi saya mengingat blog ini dikhususkan untuk membahas mengenai film - atau apapun yang berkaitan dengan film. Seperti kebiasaan saya (dan kebiasaan miliaran penggemar film di seluruh dunia) setiap menjelang akhir tahun atau jika terlambat, usai tahun baru, maka saya pun menghadirkan untuk kalian pagelaran 'Film Terbaik 2012' yang rencananya akan berlangsung sepanjang minggu ini (semoga...). Jika di tahun sebelumnya saya langsung membukanya dengan deretan 20 film terbaik secara keseluruhan, maka untuk kali ini saya akan mengawalinya terlebih dahulu dengan '12 Film Indonesia Terbaik 2012 Versi Cinetariz'. Anda pasti bertanya-tanya, ada apakah gerangan? 

Well... Diakui atau tidak, tahun 2012 adalah salah satu tahun terbaik bagi perfilman Indonesia. Salah satu film produksi anak bangsa, The Raid, mendapat puja puji dari berbagai pihak dan kritikus asing serta berkesempatan untuk menembus Amerika Serikat yang notabene dingin terhadap produk asing. Selain itu, berita menggembirakan pun datang dari sejumlah sineas yang berhasil memboyong film buatan mereka untuk bertarung di berbagai festival film bertaraf internasional serta turut membawa oleh-oleh berupa piala saat kembali ke Indonesia. Apakah masih ada lagi? Ya... di penghujung tahun 2012, kita berkesempatan untuk menyaksikan bagaimana film Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Habibie & Ainun serta 5 cm saling berkompetisi untuk meraih 2 juta penonton yang mana sudah sangat sulit diraih oleh film nasional manapun saat ini, termasuk The Raid. Dengan segala gegap gempita terhadap perfilman Indonesia sepanjang tahun 2012 lalu, masihkah ada dari Anda yang memandang rendah film Indonesia? 

Bahkan saking banyaknya film Indonesia yang bagus sepanjang 2012, saya sempat pusing tujuh keliling saat berusaha untuk menyusun daftar ini. Ada cukup banyak film yang terpaksa saya korbankan dengan menimbang satu dan lain hal. Tentunya, pemilihan 12 film yang berhasil lolos ke tahap akhir ini dipengaruhi oleh selera sehingga jika ada pro dan kontra yang menyertai, maka itu sesuatu yang teramat wajar. Sebelum saya membawa Anda ke posisi 12 teratas, izinkanlah saya untuk mengungkap 'honorable mentions' terlebih dahulu. 

* Honorable mentions: 

- Sampai Ujung Dunia 

Dan... akhirnya, inilah 12 film Indonesia terbaik 2012 versi Cinetariz: 

Memang bukan yang terbaik dari seorang Joko Anwar, akan tetapi Modus Anomali tetaplah sebuah film yang menarik untuk disimak terlebih bagi Anda yang menggemari film thriller dengan segudang teka-teki di dalamnya. Jalinan kisahnya yang penuh misteri digeber sejak menit pertama yang membuat penonton bertanya-tanya, “apa yang sesungguhnya terjadi?”, “siapa dia?”, atau “mengapa mereka?.” 

Melalui enam kisah berbeda warna yang terkadang cerah ceria, namun seringkali cenderung suram, Salman Aristo memotret kehidupan warga Jakarta dengan menjumput segelintir sampel. Meski dituturkan secara sederhana, Jakarta Hati terasa istimewa lantaran kedalaman emosi yang disuntikkan ke dalam jalinan penceritaannya serta performa memukau dari jajaran pemainnya. 

Kemenangan besarnya di FFI 2012 tempo hari memang membuat dahi ini mengernyit, akan tetapi saya tidak menampik bahwa Tanah Surga... Katanya adalah salah satu film terbaik produksi anak bangsa dari tahun lalu. Naskah bernas garapan Danial Rifki sanggup berbicara lantang kala melancarkan sindiran-sindiran serta gugatan kepada pemerintah yang seolah masa bodoh terhadap nasib wong cilik. 

Inilah film romansa dari Indonesia yang memiliki cita rasa Korea Selatan. Hello Goodbye mempunyai takaran yang pas dan tidak kelewat berlebihan tatkala mengumbar romantisme. Dialog-dialognya yang mengalir lancar, kuat, dan lucu menjadi kekuatan utama dari film perdana Titien Wattimena ini disamping chemistry luar biasa antara Atiqah Hasiholan dengan Rio Dewanto serta soundtrack dari Eru yang bikin candu. 

8. Mata Tertutup 
Saat pertama kali menyimak Mata Tertutup, saya terperangah. Tidak hanya disebabkan oleh pengisahannya yang setapak demi setapak semakin membangkitkan minat serta emosi, tetapi juga setelah saya menyadari bahwa inilah pertama kalinya saya benar-benar bisa menikmati karya Garin Nugroho. Mata Tertutup yang dibuat dengan niat untuk keperluan pendidikan sama sekali tidak terasa menggurui berkat penyampaiannya yang personal. 

Rayya Cahaya di Atas Cahaya adalah sebuah film Indonesia yang sangat indah yang mengulik perjalanan seseorang yang memertemukannya dengan jati dirinya yang sebenarnya serta menemukan makna lain dari kebahagiaan. Menjadi sebuah ‘comeback’ yang sempurna bagi Viva Westi setelah terjebak dalam film-film ala kadarnya, film ini turut ‘bercahaya’ berkat kolaborasi akting Titi Sjuman dan Tio Pakusadewo yang cemerlang serta tentunya deretan gambar yang memanjakan mata. 

Sebagian orang memilih untuk mengacuhkan film ini lantaran pilihan judulnya yang seolah menyiratkan bahwa ini film ‘nggak bener’. Sungguh sayang sekali jika Anda berpikiran seperti itu karena Test Pack adalah sebuah film drama komedi terkuat tahun lalu dengan jalinan kisah yang menggelitik sekaligus menguras emosi. Reza Rahadian berduet maut dengan Acha Septriasa yang memberikan akting terbaik dalam sejarah karirnya. Sangat pantaslah dia menenteng Piala Citra dari FFI 2012. 

Terlepas dari product placement-nya yang tidak bisa diterima oleh akal sehat, Habibie & Ainun adalah sebuah film yang sangat cantik. Faozan Rizal memberikan sebuah bingkisan akhir tahun yang manis, lembut, dan hangat bagi masyarakat Indonesia. Sulit untuk tidak menitikkan air mata usai menyaksikan film ini di layar lebar. Kekuatan di sektor naskah dan teknis semakin ditunjang oleh akting kelas wahid dari Reza Rahadian yang nampak melebur dengan karakter yang dibawakannya. 

4. Lovely Man 
Teddy Soeriaatmadja dengan nekat mengapungkan tema yang provokatif bagi masyarakat Indonesia untuk film panjang keenamnya. Bertutur mengenai reuni penuh kecanggungan di suatu malam antara seorang gadis pesantren berjilbab dengan sang ayah yang menjelma sebagai waria di malam hari. Lovely Man yang memiliki penceritaan sangat baik dengan serangkaian dialog yang terasa intim, emosional, sekaligus menohok serasa kian menawan berkat sejumlah shot cantik yang terkandung di dalam film serta permainan sempurna dari Donny Damara dan Raihaanun. Dua jempol ke atas. 

3. Negeri di Bawah Kabut 
Dalam khasanah perfilman Indonesia, pengertian film dokumenter tidak jauh-jauh dari reportase investigatif. Yang berani untuk bereksperimen, jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Negeri di Bawah Kabut adalah salah satu dari kelompok kecil itu. Cara bertuturnya yang mempergunakan alur dan dialog alih-alih berupa wawancara panjang menjemukan membuat film enak untuk disantap. Geli menyimak tingkah polah warga desa yang polos, terharu menyaksikan perjuangan mereka dalam mengatasi serangkaian permasalahan yang tidak henti-hentinya mendera, dan terkesima melihat panorama pegunungan Merbabu yang ‘Subhanallah’ cantik sekali. 

The Raid adalah jawaban atas pertanyaan ‘kapan perfilman Indonesia bisa membuat film laga yang seru?’ yang telah dilayangkan menahun. Tanpa dibekali skrip yang memadai, Gareth Evans tetap sanggup membuat penonton duduk manis di dalam bioskop dan terpukau menyaksikan gelaran aksi yang ditebar nyaris tanpa putus yang memacu adrenalin. Desingan peluru, baku hantam, hingga muncratan darah adalah apa yang akan Anda dapatkan saat menyaksikan film ini. Penonton terlalu sibuk untuk dibuat tegang, bersorak sorai, atau malah mengumpat sehingga dapat memaafkan plot-nya yang setipis kertas. 

Inilah film Indonesia yang paling membuat saya terkesan sepanjang 2012. Tanpa perlu berbasa basi mengupas problematika kehidupan yang rumit, Cita-Citaku Setinggi Tanah telah mencuri hati saya dengan kesederhanaannya. Yang dibicarakan oleh Eugene Panji di sini adalah impian seorang bocah SD untuk makan di restoran Padang. Kejujuran, ketulusan, dan kesederhanaan yang disuntikkan ke dalam penceritaan membuat film ini terasa begitu hangat, membumi, dan mengena. Sulit untuk dipercaya bahwa film sebagus ini merupakan hasil kerja keras dari para pemain dan kru yang mayoritas adalah orang baru di perfilman.


Catmoji, Jejaring Sosial Khusus untuk (pemilik) Kucing

Iya, pemiliknya, bukan kucingnya :D. Catmoji adalah jejaring sosial yang khusus dihadirkan untuk para pemilik kucing yang gemar berbagi segala hal (foto dan video) tentang kucing peliharaannya.

Catmoji

Menurut pendirinya (Matthew Phiong dan Koekoe Loo) yang berasal dari Malaysia, Catmoji mempunyai misi untuk membuat intenet menjadi tempat yang lebih baik dan lebih menyenangkan dengan kehadiran para kucing.

Jejaring Sosial kucing

Dari segi desain, Catmoji terlihat dinamis seperti Pinterest, dengan fitur kategori berbasis mood atau emosi dari kucing Anda, seperti "cute" dan "sad". Sampai saat ini, Catmoji belum membuka pendaftaran akun baru secara publik, namun Anda dapat meminta undangan pendaftaran Catmoji langsung dari situsnya.

via Catmoji


Canonical Memperkenalkan Ubuntu for Phones, Dirilis Akhir Tahun Ini

Hari ini pihak Canonical (perusahaan di balik kesuksesan Ubuntu) memperkenalkan sistem operasi Ubuntu untuk perangkat mobile, yang diberi nama Ubuntu for Phones. Rencananya Ubuntu versi mobile tersebut akan tersedia pada akhir tahun 2013 ini.

Ubuntu Phone OS

Ubuntu for Phones dibangun menggunakan kernel dan driver Android, namun tanpa dukungan Java Virtual Machine. Menurut keterangan dari Canonical, OS tersebut dapat dijalankan pada hardware berbasis ARM maupun x86. Sebagai permulaan, simak video berikut.


Dari video di atas, Ubuntu for Phones terlihat sangat menarik dengan antarmuka khas Ubuntu. Kendali sentuhnya didominasi oleh gesture, termasuk antarmuka Unity yang dapat dimunculkan dari sisi kiri layar. Untuk dukungan aplikasi, Canonical telah menyediakan Ubuntu Software Center yang berfungsi layaknya Google Play Store di Android. Selengkapnya, simak presentasi dari Mark Shuttleworth (founder Ubuntu) melalui video berikut ini.



Walaupun Canonical telah sukses dengan Ubuntu versi desktop (untuk PC dan laptop), tidak menjamin Ubuntu for Phones yang baru diperkenalkan ini bisa sukses di persaingan pasar sistem operasi mobile, mengingat saat ini, pasar tersebut masih dikuasai oleh iOS dan Android.

Sebagai perbandingan, kita dapat melihat Microsoft yang bisa dibilang sangat sukses dengan sistem operasi Windows untuk PC maupun laptop. Namun di sisi lain, Windows Phone (OS mobile milik Microsoft) yang diprediksi akan mewarisi kesuksesan Windows versi desktop, ternyata belum sepenuhnya mampu mengimbangi dominasi iOS dan Android. Lalu bagaimana dengan nasib Ubuntu for Phones ini?

Ubuntu for Phones

Ini hanya sekedar opini, apakah nantinya Ubuntu for Phones mampu bersaing dengan OS mobile lainnya? kita lihat saja nanti :)

via Ubuntu


Jelajahi Foto-foto Tahun Baru 2013 dari Seluruh Dunia Melalui Situs Instagram

Untuk merayakan tahun baru, Instagram meluncurkan sebuah situs khusus yang menampilkan foto-foto perayaan tahun baru dari seluruh dunia. Instagram membagi foto-foto yang tampil dalam situs tersebut berdasarkan zona waktu untuk memudahkan Anda menjelajahi foto-foto momen tahun baru 2013.

Tahun baru di Instagram

Anda dapat melihat-lihat foto-foto tahun baru 2013 yang diposting dari kota-kota dari seluruh penjuru dunia tersebut dengan mengunjungi instagram.com/nye. Anda juga dapat memberikan "Like" dan berkomentar pada foto-foto tersebut dengan login ke akun Instagram Anda :)


Google Merilis Peta Resolusi Tahun 2013, Apa Resolusi Anda?

Menurunkan berat badan, menjadi lebih sabar, mendapatkan pekerjaan, berhenti merokok, bertunangan, menikah, dsb. Apapun resolusi Anda tahun 2013 ini, Anda dapat membagikannya pada dunia via peta resolusi tahun 2013 yang dirilis Google Senin lalu (1/1/2013).

Peta Resolusi Tahun 2013

Selain itu, Anda juga dapat membaca resolusi orang lain dari seluruh dunia dengan berbagai bahasa (tenang, Google juga melengkapi peta tersebut dengan fasilitas terjemahan bahasa/Google Translate). 


Untuk memudahkan Anda menentukan dan membaca resolusi, Google membagi resolusi tahun 2013 menjadi 8 kategori umum, yaitu cinta, kesehatan, karir, keuangan, keluarga, pendidikan, perbuatan baik, dan lain-lain. Tiap kategori resolusi dibedakan dengan warna-warna tertentu dan disajikan dalam lingkaran-lingkaran yang menarik.

resolusi keluarga

resolusi kesehatan

resolusi pendidikan

Untuk menulis resolusi Anda dan melihat resolusi orang-orang dari seluruh dunia, silakan mampir ke situs Zeitgeist 2012. Semoga resolusi Anda terwujud di tahun 2013 ini :)

resolusi keuangan

resolusi karier

resolusi cinta


Saksikan Video Perayaan Tahun Baru 2013 dari Seluruh Dunia

Tahun baru selalu menjadi momen spesial bagi umat manusia dari berbagai belahan dunia. Pada umumnya, tahun baru dirayakan dengan menyalakan kembang api, meniup terompet, dan berdoa bersama-sama agar kehidupan menjadi lebih baik di tahun yang baru. Selain itu, tiap-tiap negara juga mempunyai caranya sendiri untuk merayakan baru sesuai dengan budaya masing-masing.

kembang api tahun baru 2013

Dikutip dari Mashable, berikut kami sajikan video perayaan tahun baru 2013 dari seluruh dunia dengan berbagai ciri khasnya. Selamat tahun baru 2013, sukses untuk Anda semua :)


Undead Unleashed, Game Resident Evil Berbasis Web

Setelah sukses di layar lebar, film Resident Evil: Retribution kini dirilis dalam versi DVD dan Blu-Ray. Untuk mempromosikan perilisan tersebut, pihak Sony Pictures mempersembahkan sebuah game berbasis web yang berjudul Undead Unleashed

Game Undead Unleashed

Dalam game Undead Unleashed, Anda akan berperan sebagai Alice yang sedang dikerumuni para zombie. Tugas Anda adalah membunuh zombie sebanyak mungkin menggunakan senjata yang tersedia dalam waktu yang telah ditentukan. Untuk mengendalikan Alice, cukup gunakan keyboard (awsd atau tombol 4 arah) dan mouse untuk membidik dan menembak para zombie.

Gameplay Undead Unleashed

Berbicara mengenai Resident Evil, antara game buatan Capcom dan film yang dibuat Sony Pictures, sekarang ini bisa dikatakan ironis. Dulu film Resident Evil mendapat sambutan buruk dari para penggemar game tersebut, karena dinilai menyimpang dari cerita aslinya, namun kini seri terbaru dari game Resident Evil besutan Capcom, yaitu Resident Evil 6, malah anjlok dari sisi penjualan, berbanding terbalik dengan film Resident Evil: Retribution yang kini menuai sukses. 

Kembali ke bahasan game dari Sony Pictures, Anda dapat memainkan game Undead Unleashed dengan mengunjungi situs resmi dari Resident Evil: Retribution, selamat bermain dan selamat tahun baru 2013 :)


Apa yang Anda Cari di Internet Selama Tahun 2012 Ini?

Malu bertanya sesat dijalan, pepatah lama yang mungkin kurang relevan lagi dengan keadaan sekarang ini. Iya, bila kita malu bertanya kepada orang dijalan, kita bisa bertanya pada Google, terdengar anti-sosial memang, tapi itulah kenyataannya. Setahun ini, apa saja yang sudah Anda tanyakan pada Google? Apa yang Anda cari di internet? Kata kunci apa yang Anda gunakan? Mari kita cari tahu :)

Google Zeitgeist 2012

Kita mulai dari lingkup dunia, apa saja yang dicari orang dari seluruh dunia di internet menggunakan Google. Menurut data dari Zeitgeist 2012, inilah 10 kata kunci utama yang digunakan orang dari seluruh dunia dalam pencarian Google.
Whitney Houston
  1. Whitney Houston
  2. Gangnam Style
  3. Hurricane Sandy
  4. iPad 3
  5. Diablo 3
  6. Kate Middleton
  7. Olympics 2012
  8. Amanda Todd
  9. Michael Clarke Duncan
  10. BBB12
Terlihat Whitney Houston menempati peringkat teratas dalam pencarian Google tahun ini. Sebagai diva dunia, kematian Whitney Houston 11 Februari lalu sangat mengejutkan para penggemarnya di seluruh dunia, sehingga tidak aneh bila namanya bertengger di urutan pertama kata kunci pencarian Google.


Selanjutnya negara kita, Indonesia. Apa saja yang kita cari selama tahun 2012 ini? berikut daftar 10 kata kunci yang sering digunakan dalam pencarian Google selama tahun 2012 di Indonesia.
Gangnam Style
  1. Gangnam Style
  2. Noah
  3. Tomcat
  4. Coboy Junior
  5. Jokowi
  6. Indonesian Idol
  7. Cherry Belle
  8. Ayu Ting Ting
  9. Sukhoi
  10. Nenek Gayung
Terdapat kesamaan kata kunci yang sering digunakan antara tren dunia dan Indonesia, yaitu Gangnam Style. Kefenomenalan Gangnam Style memang tidak bisa dibendung lagi, selain karena demam K-pop yang sedang menjangkiti Indonesia, aksi PSY dengan tarian kudanya dalam video klip Gangnam Style merupakan daya tarik utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, bahkan dunia.


Setelah Gangnam Style, terdapat Noah di urutan kedua. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat setelah lama vakum, Ariel dkk muncul kembali menggunakan nama baru untuk band mereka, Noah, bersamaan dengan perilisan album baru mereka yang sangat ditunggu-tunggu para penggemarnya.

noah band

Selain daftar utama tersebut, Google juga membagi daftar tren kata kunci menjadi beberapa kategori, seperti orang, musisi, lagu, dsb. Daftar lengkapnya dapat dilihat pada situs Zeitgeist 2012. Anda juga dapat mengunduh versi PDF dari daftar kata-kata kunci Google dari seluruh dunia yang digunakan selama tahun 2012 ini melalui link berikut.

Download Daftar kata kunci Google tahun 2012


Video Gangnam Style Telah Ditonton Lebih dari 1 Miliar Kali

Setelah resmi dinobatkan sebagai video yang paling banyak ditonton dalam sejarah YouTube, video Gangnam Style kini meraih predikat sebagai video YouTube pertama yang ditonton sampai 1 miliar kali.

Video Gangnam Style

Sebuah pencapaian yang WOW, mengingat video dari PSY tersebut baru berumur enam bulan. Gangnam Style telah sukses memikat perhatian masyarakat dunia dengan gaya tarian kuda PSY dan juga selera humornya yang bisa dikatakan aneh :D


via Official YouTube Blog


MALAM PUNCAK PIALA MAYA 2012


Setelah melalui jalanan yang terjal dan berliku, gelaran pertama Piala Maya akhirnya mencapai puncaknya pada 15 Desember 2012 di The Bridge Function Rooms, Taman Rasuna, Kuningan, Jakarta. Perhelatan yang resmi dimulai pada pukul 19.00 WIB berlangsung dengan sederhana, lancar, dan cukup meriah. Beberapa insan perfilman yang terlihat oleh pandangan mata saya menghadiri ajang penghargaan independen ini adalah Atiqah Hasiholan, Jajang C. Noer, Adinia Wirasti, Edward Gunawan, Gia Partawinata, Gesata Stella, Sunny Soon, Geraldine Sianturi, Ichwan Persada, Paul Agusta, hingga Sammaria Simanjutak. Sungguh menjadi salah satu pengalaman tidak terlupakan - dan kehormatan tentunya, bagi saya turut menjadi bagian dari keluarga besar Piala Maya. Bahkan saya tidak kuasa menahan haru di belakang panggung setelah nama saya disebut sebagai pemenang dari 'Kritik Film Terpilih'. Alhamdulillah... 

Akan tetapi, tulisan ini bukan tentang saya. Ini tentang Piala Maya. Segala puja puji yang saya haturkan untuk ajang ini bukan karena saya terpilih sebagai pemenang, namun karena perfilman nasional akhirnya memiliki sebuah acara penghargaan yang 'bener' dan tidak terbentur dengan kepentingan dari pihak manapun. Bahkan sejumlah sineas tidak ragu-ragu melayangkan sejumlah ucapan selamat dan pujian atas terselenggaranya acara ini melalui media jejaring sosial. Akankah dengan menilik penyelenggaraan di tahun pertama ini, Piala Maya sebagai ajang penghargaan alternatif mampu mengungguli Festival Film Indonesia (FFI) sebagai tolak ukur sebagai kemajuan dan keberhasilan perfilman nasional? Masih terlalu dini untuk memprediksinya. Mari kita berharap saja semoga Piala Maya sanggup tampil lebih baik dan tertata rapi untuk penyelenggaraan di tahun mendatang. Oh, dan tentunya harapan yang sama berlaku kepada semua ajang penghargaan di Indonesia, khususnya FFI. Pokoknya, maju terus perfilman Indonesia!

Inilah daftar pemenang Piala Maya 2012: 

Pemain Cilik Terpilih : M. Shihab - CITA-CITAKU SETINGGI TANAH
Pendatang Baru Terpilih : Annisa Hertami - SOEGIJA
Tata Rias Wajah dan Rambut Terpilih : Jerry Octavianus - DILEMA
Tata Kostum Terpilih: Issabelle Patrice - ARISAN! 2
Musik Terpilih : Maudy Ayunda - PERAHU KERTAS
Poster Terpilih : Sarita Ibnoe - SINEMA PURNAMA
Efek Khusus Terpilih : Eddie Cahyono dan Kelik W - AMBILKAN BULAN
Tata Suara Terpilih : Khikmawan Santoso - MODUS ANOMALI
Tata Artistik Terpilih : Allan T. Sebastian - SOEGIJA
Ilustrasi Musik Terpilih : Djaduk Ferianto - SOEGIJA
Penyuntingan Gambar Terpilih : Gareth Evans - THE RAID
Tata Kamera Terpilih : Yunus Pasolang - HELLO GOODBYE
Skenario Terpilih : Teddy Soeriaatmadja - LOVELY MAN
Aktris Pemeran Pembantu Terpilih : Adinia Wirasti - ARISAN! 2
Aktris Pembantu Omnibus : Gesata Stella - SANUBARI JAKARTA
Aktris Pemeran Utama Terpilih : Jajang C Noer - MATA TERTUTUP
Aktor Pemeran Pembantu Terpilih : Rio Dewanto - ARISAN! 2
Aktor Pemeran Utama Omnibus : Tim Matindas - SINEMA PURNAMA
Aktor Pemeran Utama Terpilih : Donny Damara - LOVELY MAN
Sutradara Terpilih : Teddy Soeriatmadja - LOVELY MAN
Film Omnibus Terpilih : KITA VS KORUPSI
Kritik Film Terpilih : Taufiqur Rizal - Kritik JAKARTA HATI 'Warna Warni Wajah Jakarta'
Film Dokumenter Terpilih : NEGERI DI BAWAH KABUT
Film Animasi Pendek Terpilih : KITIK!
Film Bahasa Daerah Terpilih : MANIWAK (Papua)
Film Pendek Terpilih : SHELTER
Film Fiksi Panjang Terpilih : LOVELY MAN
Special Mentions : Gareth Evans - THE RAID
Ira Maya Sopha - MOTHER KEDER
Nani Wijaya - UMMI AMINAH
Selamat untuk para pemenang! 


Blogger Merilis Fitur Mention Google+, Sebut Siapa Saja di Postingan Anda

Sekarang Anda dapat menyebut (mention) teman atau siapa saja yang mempunyai akun Google+ di postingan blog Anda. Hari ini Blogger merilis fitur mention Google+ yang memungkinkan Anda membubuhkan link di posting blog secara langsung pada nama akun atau laman tertentu di Google+.

Mention Google+


Untuk menyebut atau mention seseorang atau laman tertentu, cukup gunakan tanda "+" diikuti dengan nama orang atau laman Google+ yang dimaksud. Seperti misalnya, laman Google+ blog ini: +Memudahkan. Nama atau laman yang Anda sebut akan berubah menjadi sebuah link yang mengarah ke langsung profil Google+. Bila Anda mengarahkan mouse ke link tersebut beberapa saat, akan muncul tooltips yang berisi info dan tombol untuk menambahkan akun yang di-mention sebagai teman.

Ardhiansyam Google+


Ditulis oleh +Hendry Ardhiansyam via +Blogger


MARI BERKENALAN DENGAN PIALA MAYA!


Anda mungkin sudah mengenal apa itu Festival Film Indonesia (FFI) atau yang terbaru, Apresiasi Film Indonesia (AFI), namun saya meyakini beberapa dari Anda, khususnya yang bukan pengguna Twitter, masih asing dengan Piala Maya. Bukan sesuatu yang mengherankan sebetulnya mengingat gelaran ini pada tahun-tahun sebelumnya tak lebih dari sekadar apresiasi kecil-kecilan untuk perfilman nasional yang berlangsung di dunia maya dan diselenggarakan oleh akun @film_indonesia. Setelah dua tahun berturut-turut hanya membatasi diri dalam lingkup jejaring sosial, dan hanya sedikit meluas pada laman web, maka pengurus utama akun ini, Hafiz Husni, merasa perlu untuk melebarkan sayap Piala Maya. Caranya, dengan memboyong keluar gelaran ini dari dunia maya ke dunia nyata tempat dimana kita menjalani kehidupan yang sesungguhnya. 
Dengan Piala Maya akhirnya direalisasikan, tidak lagi hanya sekadar ajang apresiasi mini dalam dunia maya, akun @film_indonesia pun menyadari bahwa beban yang akan mereka tanggung akan semakin besar dan dimulai dari titik ini, tak bisa lagi bermain-main. Perencanaan matang nan serius pun kudu dipersiapkan. Oleh karena itu, beberapa bulan yang lalu akun ini membuka lowongan lebar-lebar untuk para pecinta film Indonesia yang bersedia menjadi sukarelawan demi terwujudnya acara ini. Setelah melalui serangkaian proses seleksi, akhirnya terkumpul sejumlah penikmat film yang tergabung dalam Kepanitiaan maupun Komite Pemilih. Pertemuan, baik langsung maupun hanya sekadar mengobrol melalui surel, pun dilaksanakan terhitung sejak pertengahan tahun ini hingga menjelang Malam Puncak yang akan diadakan pada tanggal 15 Desember 2012 di The Bridge Function Room, Aston Rasuna, Kuningan, Jakarta. 

Setelah membaca sekian ratus kata yang saya goreskan, Anda mungkin masih bertanya-tanya mengenai Piala Maya. Lantas, apa yang membedakan Piala Maya dengan kedua ajang penghargaan yang saya sebutkan di awal tulisan ini? Ketua bidang acara Piala Maya, Rangga Wisesa, menjelaskan, “Piala Maya adalah ajang independen yang digagas oleh media film Indonesia yang mengedepankan independensi dalam menilai film, memposisikan diri sebagai penonton yang melihat sebuah karya film dengan utuh.” Lebih lanjut, dia turut memberikan penjelasan mengenai para juri yang dalam hal ini disebut sebagai Komite Pemilih. Tak seperti FFI maupun AFI dimana proses penjurian hanya dilakukan oleh segelintir orang yang (katanya) mengerti film. Komite Pemilih dalam Piala Maya terdiri dari 100 orang beragam profesi dari berbagai kota – sebut saja movie blogger, jurnalis, dokter, penyiar radio, mahasiswa film, aktivis, sineas film pendek hingga desainer – yang terbagi ke dalam 25 bidang berbeda sesuai kompetensinya. Proses pemilihannya pun berbeda. Untuk film panjang, para sineas tak perlu repot-repot mendaftarkan filmnya karena secara otomatis akan hadir di meja penjurian apabila dirasa memenuhi kualifikasi. Ini memungkinkan karena Komite Pemilih adalah para penonton film Indonesia yang setiap minggunya memberikan dukungan kepada film nasional dengan menyaksikannya di bioskop selama periode Desember 2011 hingga November 2012. 

Setelah penuh perdebatan panas hingga terjadi pertumpahan darah, akhirnya pada tanggal 6 Desember 2012, mengambil tempat di SAE Institute Fx Jakarta, diadakanlah sebuah konferensi pers untuk mengumumkan para nominator Piala Maya 2012. Selanjutnya, setelah pembacaan nominasi dilakukan, Pekan Film pun resmi dibuka. Nah lho, apa pula itu Pekan Film? Jadi begini, saudara-saudara saya yang tercinta, Piala Maya tidak hanya sekadar memberikan penghargaan untuk para pekerja film berprestasi yang telah banting tulang selama setahun terakhir. Memiliki niatan untuk mengusung semangat festival, maka dimunculkanlah Pekan Film yang khusus memutar film pendek, film dokumenter, film animasi, dan film panjang yang berhasil masuk ke dalam deretan nominasi. Tak hanya berupa pemutaran film semata, melainkan juga mendatangkan para sineas yang dapat Anda ajak diskusi usai pemutaran. Dan untuk bisa menikmati film-film tersebut sekaligus berdiskusi dengan si pembuat film, Anda tak dipungut biaya sepeser pun. Seru sekali, bukan? Pekan Film berlangsung pada tanggal 6, 7, 11, 12, dan 13 Desember 2012 di SAE Institute fX Jakarta. Info lengkap, follow @PialaMaya

Inilah nominasi lengkap Piala Maya 2012 :

Film Fiksi Panjang :
  1. ARISAN! 2 (Nia Dinata / Kalyana Shira Film, Add Word Prod, Ezy Prod, MRA Media)
  2. CITA-CITAKU SETINGGI TANAH (Eugene Panji / Humanplus Production)
  3. LOVELY MAN (Teddy Soeriaatmadja / Karuna Pictures)
  4. MATA TERTUTUP (Garin Nugroho / Maarif Institute)
  5. POSTCARDS FROM THE ZOO (Edwin / Babibuta Film & Pallas Film)
  6. RAYYA, CAHAYA DI ATAS CAHAYA (Viva Westi / Picklock Production)
  7. TANAH SURGA, KATANYA… (Herwin Novianto / Citra Sinema dan Brajamusti Film)
  8. THE RAID (Gareth Evans / XYZ Film & Merantau Film)
Film Omnibus :
  1. HI5TERIA (Andriyanto Dewo, Chairun Nissa, Billy Christian, Harvan A / Upi Production dan Starvision)
  2. JAKARTA HATI (Salman Aristo / 13 Entertainment)
  3. KITA VS KORUPSI (Emil Heradi, Chairun Nissa, Ine Febriyanti, Lasja F Susatyo / Cangkir Kopi, TII, KPK, MSI)
  4. PARTS OF THE HEART (Paul Agusta / Kinekuma Pictures)
  5. SANUBARI JAKARTA (Lola Amaria, Andriyanto Dewo, Aline Jusria, Billy Christian, Dinda Kanya Dewi, Sim F, Tika Pramesti, Kirana Larasati, Alfrits John Roberts, Fira Sofiana / Kresna Duta Foundation, Ardhanary Institute, Ford Foundation)
  6. SINEMA PURNAMA (Andra Fembrianto, Ray Nayoan, Radian Kanugroho, Pandu Birantoro / Studio DG dan Imageranium Entertainment)
Film Fiksi Pendek :
  1. ALEGORI (Albert Koto)
  2. ANAK KANAL (Narindro Aryo Hutomo)
  3. BUANG (Andri Cung & William Chandra)
  4. GARIS BAWAH (Ray Farandy Pakpahan)
  5. GENDING TENGAH MALAM (Dedy Syah Putra)
  6. KEKAL (Dom Dharmo)
  7. SHELTER (Ismail Basbeth)
  8. UNDEADRIOT (M Faris Rafiuddinsyah)
Film Dokumenter :
  1. BURUH SENI (Eden Junjung)
  2. CERITA DARI TAPAL BATAS (Wisnu Adi)
  3. JAKARTARCK (Ari Rusyadi)
  4. MERAJUT BAMBU SERIBU CANDI UNTUK KEMANUSIAAN (Cupu Dalang)
  5. NEGERI DI BAWAH KABUT (Shalahudin Siregar)
  6. PERMATA DI TENGAH DANAU (Andi Hutagalung)
  7. PERSONA (George Arif)
Film Animasi :
  1. 1 LANGKAH (Tika Hilda Wahyu)
  2. BLACK JOURNEY (Astu Prasidya)
  3. CULOBOYO MEKITIK (Cak Ikin)
  4. KERIPIK SUKUN MBOK DARMI (Heri Kurniawan)
  5. KITIK (Ardhira Anugerah Putra)
  6. KRAYON (Shela HP)
  7. MITOS ??? (Sena D Adimasjati)
Film Daerah :
  1. MANIWAK (Ipong Wijaya – PAPUA)
  2. MENEMBUS LORONG BADAK (Darwin Mahesa – BANTEN)
  3. PEREMPUAN SASAK TERAKHIR (Sandi Amaq Rinjani – LOMBOK)
Penulisan Kritik Film :
  1. LOVELY MAN ” Hubungan Absurd Ayah dan Anak ” (Penulis : Krisna M Putra)
  2. JAKARTA HATI ” Warna-warni Wajah Jakarta ” (Penulis : Taufiqur Rizal)
  3. ATAMBUA 39 DERAJAT CELCIUS ” Menonton Budaya Menengok Sejarah Menilik Nasionalisme” (Penulis: Krisna M Putra)
  4. MALAIKAT TANPA SAYAP (Penulis : Arief Kurnia)
  5. ARISAN! 2 “Potret (Impian) Kehidupan Sosial Modern” (Penulis: Imam Santoso)
Penyutradaraan:
  1. Eugene Panji (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  2. Garin Nugroho (Mata Tertutup)
  3. Gareth Evans (The Raid)
  4. Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)
  5. Viva Westi (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
Aktor Pemeran Utama :
  1. Donny Damara (Lovely Man)
  2. Nicholas Saputra (Postcards From The Zoo)
  3. Reza Rahadian (Test Pack)
  4. Roy Marten (Dilema)
  5. Tio Pakusadewo (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
Aktor (Film Omnibus) :
  1. Daud Sumolang (Parts Of The Heart)
  2. Dwi Sasono (Jakarta Hati – “Hadiah”)
  3. Gia Partawinata (Sanubari Jakarta – “Kentang”)
  4. Tim Matindas (Sinema Purnama – “Kiosk”)
  5. Tora Sudiro (Kita Vs Korupsi “Selamat Siang Risa!”)
Aktor Pemeran Pembantu :
  1. Butet Kertaredjasa (Soegija)
  2. Fuad Idris (Tanah Surga, Katanya…)
  3. Ramon Y Tungka (Cinta Di Saku Celana)
  4. Ray Sahetapy (The Raid)
  5. Rio Dewanto (Arisan! 2)
Aktris Pemeran Utama :
  1. Acha Septriasa (Test Pack)
  2. Atiqah Hasiholan (Hello Goodbye)
  3. Jajang C Noer (Mata Tertutup)
  4. Nani Widjaya (Ummi Aminah)
  5. Raihaanun Soeriaatmadja (Lovely Man)
Aktris (Film Omnibus) :
  1. Dominique A Diyose (Kita Vs Korupsi “Selamat Siang, Risa!”)
  2. Gesata Stella (Sanubari Jakarta – “Pembalut”)
  3. Luna Maya (Hi5teria – “Kotak Musik”)
  4. Revalina S Temat (Kita Vs Korupsi “Aku Padamu”)
  5. Shahnaz Haque (Jakarta Hati – “Darling Fatimah”)
Aktris Pemeran Pembantu   :
  1. Adinia Wirasti (Arisan! 2)
  2. Aida Nurmala (Arisan! 2)
  3. Christine Hakim (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  4. Meriam Bellina (Test Pack)
  5. Wulan Guritno (Dilema)
Pemeran Pendatang Baru  :
  1. Annisa Hertami (Soegija)
  2. Billy Sandy (Negeri 5 Menara)
  3. Edward Gunawan (Arisan! 2)
  4. Eka Nusa Pertiwi (Mata Tertutup)
  5. Putri Moruk (Atambua 39 Derajat Celcius)
Pemeran Cilik :
  1. Lana Nitibaskara (Ambilkan Bulan)
  2. Maria Resubun (Di Timur Matahari)
  3. M Syihab Imam Muttaqien (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  4. Osa Aji Santosa (Tanah Surga, Katanya…)
  5. Risjad Aden (Rumah Di Seribu Ombak)
 Skenario :
  1. Tri Sasongko (Mata Tertutup)
  2. Teddy Soeriaatmadja (Lovely Man)
  3. Satriono (Cita-citaku Setinggi Tanah)
  4. Viva Westi dan Emha Ainun Nadjib (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  5. Daniel Rifki (Tanah Surga, Katanya…)
Tata Kamera  :
  1. Matt Flanery (The Raid)
  2. Yunus Pasolang (Hello Goodbye)
  3. Teoh Gay Hian (Soegija)
  4. Gunnar Nimpuno (Atambua 39 Derajat Celcius)
  5. Ipung Rahmat Syaiful (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
Penyuntingan Gambar  :
  1. Cesa David Luckmansyah (Negeri 5 Menara)
  2. Gareth Evans (The Raid)
  3. Arifin (Modus Anomali)
  4. Aline Jusria (Republik Twitter)
  5. Robby Barus (Hello Goodbye)
Ilustrasi Musik :
  1. Aghi Narottama, Bemby Gusti, Ramondo Gascaro (Arisan! 2)
  2. Aghi Narottama, Bemby Gusti, Ramondo Gascaro (Garuda Di Dadaku 2)
  3. Dwiki Dharmawan (Mata Tertutup)
  4. Djaduk Ferianto (Soegija)
  5. Andhika Triyadi (Perahu Kertas 1)
Tata Artistik  :
  1. Ary Juwono (Arisan! 2)
  2. Timothy D Setyanto (The Raid)
  3. Wencislaus (Modus Anomali)
  4. Allan T Sebastian (Soegija)
  5. Fauzi (Perahu Kertas 1)
Tata Suara :
  1. Aria Prayogi & Fajar Yuskemal (The Raid)
  2. Khikmawan Santosa (Modus Anomali)
  3. Khikmawan Santosa (Lovely Man)
  4. Satrio Budiono & Trisno (Soegija)
  5. Khikmawan Santosa (The Witness)
 Tata Kostum :
  1. Isabelle Patrice (Arisan! 2)
  2. Musa Widyatmodjo (Rayya, Cahaya Di Atas Cahaya)
  3. Aulia Yogyanti (Postcards From The Zoo)
  4. Ve Verdinand (Lovely Man)
  5. Retno Ratih Damayanti (Soegija)
Tata Rias dan Rambut :
  1. Darwyn Tse (Arisan! 2)
  2. Jerry Octavianus (The Raid)
  3. Jerry Octavianus (Dilema)
  4. Cika Landis, Susanti, Tweety (Hi5teria)
  5. Eba Sheba (Lovely Man)
Efek Khusus  :
  1. Andi Noviandi (The Raid)
  2. Onetone Post, Boras Animation, Anjai-Reza (Mama Cake)
  3. Andi Noviandi (Modus Anomali)
  4. Gaffer (The Witness)
  5. Eddie Cahyono & Kelik Wicaksono (Ambilkan Bulan)
Desain Poster :
  1. Jonathan Oh (Jakarta Hati)
  2. Omar Malkisson (The Raid)
  3. Diela Maharanie (Postcards From The Zoo)
  4. Sarita Ibnoe (Sinema Purnama)
  5. (Langit Ke 7)
Lagu Tema :
  1. “Oh Jakarta” –  Cipt. Nia Dinata & Ramondo Gascaro (Arisan! 2)
  2. “Malaikat Juga Tahu” – Cipt. Dewi Lestari (Malaikat Tanpa Sayap)
  3. “Bogor Biru” – SORE (Modus Anomali)
  4. “Perahu Kertas” – Cipt. Dewi Lestari (Perahu Kertas 1)
  5. “Black Glasses” – Cipt. Soon Mung Hyun (Hello Goodbye)